Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hasil Coppa Italia Rabu (14/1) Dini Hari: AS Roma Disingkirkan Torino, Gasperini Bela Svilar dan Puji Wonderkid 16 Tahun

Ockta Prana Lagawira • Rabu, 14 Januari 2026 | 06:23 WIB
Gian Piero Gasperini mengaku tak kecewa dengan kekalahan  Roma dan puji debut gol Antonio Arena.
Gian Piero Gasperini mengaku tak kecewa dengan kekalahan Roma dan puji debut gol Antonio Arena.

Jawa Pos Radar Madiun - AS Roma harus mengakhiri langkahnya di ajang Coppa Italia 2025/2026 setelah takluk 2-3 dari Torino pada babak 16 besar.

Duel yang digelar di Stadio Olimpico, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB itu berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.

Dua gol Che Adams serta gol penentu kemenangan dari Emirhan Ilkhan di pengujung laga memastikan Torino melangkah ke perempat final.

Sementara Roma hanya mampu membalas lewat gol Mario Hermoso dan gol debut pemain muda Antonio Arena.

Pelatih Gian Piero Gasperini menegaskan dirinya tidak kecewa dengan hasil tersebut, meski Roma harus tersingkir di kandang sendiri.

Gasperini: Tidak Kecewa, Roma Bermain Baik

Dalam konferensi pers usai pertandingan seperti dikutip Football Italia, Gasperini langsung menepis anggapan bahwa kekalahan ini menjadi kekecewaan besar.

“Saya mungkin mengharapkan itu di bulan Juli, tetapi sulit di bulan Januari,” ujar Gasperini saat ditanya soal kebutuhan penyerang tambahan.

“Sejauh ini kami telah bermain bagus dan kami ingin melanjutkannya. Kami juga bermain bagus malam ini. Saya mengucapkan selamat kepada mereka. Sayang sekali malam ini dirusak, seharusnya bisa menjadi malam yang membanggakan bagi kami. Saya mengucapkan selamat kepada mereka (Torino).”

Roma memang tampil cukup dominan di beberapa fase pertandingan, namun kurang efektif dalam memanfaatkan peluang, terutama saat laga memasuki fase krusial.

Bela Svilar, Gasperini Enggan Menyalahkan Pemain

Sorotan juga tertuju pada kiper Mile Svilar yang kebobolan tiga gol. Namun, Gasperini menegaskan tidak ingin menyalahkan siapa pun atas hasil tersebut.

“Ada sedikit penyesalan atas gol-gol yang kami kebobolan, tetapi itu memang terjadi. Gol-gol itu sebenarnya bisa dihindari, tetapi ini adalah pertandingan yang sengit. Saya tidak akan menyalahkan siapa pun,” tegasnya.

Menurut Gasperini, kesalahan adalah bagian dari pertandingan dengan intensitas tinggi, terlebih di fase gugur Coppa Italia.

Antonio Arena Dipuji, Gol Debut Jadi Momen Spesial

Salah satu sisi positif dari kekalahan Roma adalah gol debut Antonio Arena, pemain berusia 16 tahun yang mencetak gol pertamanya di level senior.

“Gol itu adalah pertanda baik, itu akan menjadi sesuatu yang akan terus diingatnya. Dia kuat secara fisik, dia tidak takut apa pun dan memiliki stamina yang hebat. Saya tidak tahu apakah dia akan selalu menjadi penyerang tengah, dia masih harus berkembang. Untuk usianya, dia sangat berkembang dengan baik,” kata Gasperini.

Arena menjadi simbol regenerasi Roma, meski hasil akhir tidak berpihak pada Giallorossi.

Fokus Beralih ke Serie A

Roma dan Torino akan kembali bertemu dalam lanjutan Serie A akhir pekan ini. Gasperini menilai laga tersebut akan berjalan dengan cerita berbeda.

“Ini akan menjadi pertandingan yang berbeda,” ucapnya singkat.

Ia pun menutup dengan menegaskan kepuasannya terhadap performa tim.

“Para pemain ini luar biasa, saya merasa kasihan pada mereka. Saya cukup puas. Sekarang saatnya liga. Saya minta maaf kepada tim dan para penggemar, tetapi sulit untuk bermain di semua kompetisi. Kita harus menerimanya. Saya tidak kecewa.”

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Gian Piero Gasperini #Serie A Italia #coppa italia #as roma #Torino #hasil coppa italia #roma vs torino #Stadio Olimpico