JAKARTA - Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara, Piala AFF atau yang kini bernama ASEAN Championship, telah merampungkan edisi ke-15 sejak pertama kali digelar pada 1996.
Hingga edisi terakhir 2024, Thailand masih menjadi negara tersukses, sementara Indonesia terus bergulat dengan status runner-up abadi.
Piala AFF pertama kali digelar di Singapura pada 1996 dengan nama Tiger Cup, merujuk sponsor utama saat itu.
Setelah kerja sama dengan Tiger Beer berakhir pada 2004, turnamen resmi berganti nama menjadi Piala AFF dan terus berkembang hingga kini.
Sepanjang sejarahnya, format kompetisi mengalami sejumlah perubahan. Pada tiga edisi awal, turnamen digelar terpusat di satu negara.
Mulai 2002, format dua tuan rumah diterapkan, lalu sejak 2004 hingga 2016 fase gugur menggunakan sistem kandang–tandang.
Sejak 2018, seluruh fase grup hingga final sepenuhnya memakai format home and away.
Juara Terbaru: Vietnam Hentikan Dominasi Thailand
Vietnam keluar sebagai juara Piala AFF 2024/2025 setelah menumbangkan Thailand di partai final dengan agregat 5-3.
Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri dominasi Thailand yang dalam dua edisi sebelumnya selalu tampil sebagai juara.
Hasil itu membuat Vietnam kini mengoleksi tiga gelar Piala AFF, sekaligus menegaskan posisinya sebagai kekuatan baru Asia Tenggara dalam satu dekade terakhir.
Daftar Lengkap Juara Piala AFF
1996 – Thailand
1998 – Singapura
2000 – Thailand
2002 – Thailand
2004 – Singapura
2007 – Singapura
2008 – Vietnam
2010 – Malaysia
2012 – Singapura
2014 – Thailand
2016 – Thailand
2018 – Vietnam
2020 – Thailand
2022 – Thailand
2024 – Vietnam
Negara Tersukses Sepanjang Sejarah
Thailand menjadi negara dengan koleksi gelar terbanyak, yakni tujuh kali juara, disusul Singapura dengan empat gelar, Vietnam tiga gelar, dan Malaysia satu gelar.
Indonesia hingga kini belum pernah mencicipi trofi juara Piala AFF, meski menjadi tim paling sering finis sebagai runner-up dengan enam kali tampil di final.
Indonesia, Raja Runner-up yang Belum Beruntung
Timnas Indonesia tercatat enam kali kalah di partai puncak, masing-masing pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020. Status ini membuat Indonesia menjadi tim dengan jumlah runner-up terbanyak dalam sejarah Piala AFF.
Kondisi tersebut menjadikan Piala AFF selalu menghadirkan tekanan besar bagi skuad Garuda, terutama setiap kali memasuki fase gugur.
Piala AFF 2026 dan Tantangan Baru Indonesia
Pada edisi 2026 yang kini resmi bernama ASEAN Hyundai Cup, Indonesia kembali dihadapkan pada tantangan berat sejak fase grup.
Berdasarkan hasil undian, Indonesia tergabung bersama Vietnam dan Singapura di Grup A.
Posisi Indonesia yang ditempatkan di pot 3 membuat peluang bertemu tim kuat sejak awal tak terhindarkan.
Situasi ini kembali membuka jalan terjal bagi Indonesia untuk mengejar trofi perdana yang selama ini selalu luput.
Editor : Ockta Prana Lagawira