Jawa Pos Radar Madiun - Lanjutan Liga Italia Serie A 2025/2026 akan mempertemukan Como vs AC Milan pada Jumat, 16 Januari 2026 pukul 02.45 WIB.
Di atas kertas, Rossoneri datang sebagai unggulan. Namun justru di titik inilah cerita baru berpotensi dimulai. Bahwa, Como mencoba keluar dari bayang-bayang kekalahan.
Empat pertemuan terakhir menjadi cermin pahit bagi Como. Seluruh laga berakhir dengan kekalahan.
Statistik itu menjadikan duel kali ini lebih dari sekadar pertandingan liga. Tapi, soal harga diri dan momentum perubahan.
Empat kekalahan beruntun dari AC Milan membentuk narasi timpang. Como kerap kalah dalam detail. Transisi lambat, kalah duel di lini tengah, dan rapuh menghadapi tekanan.
Namun statistik masa lalu juga bisa menjadi bahan bakar kebangkitan, terutama saat harapan fans begitu besar.
Bermain di kandang sendiri memberi Como satu keuntungan krusial. Waktu dan ruang dimiliki untuk berani berbeda. Bukan lagi bertahan pasif, melainkan mencoba mencuri inisiatif.
AC Milan datang dengan tekanan harus menang. Laga ini tampak sederhana di atas kertas.
Namun justru itu yang berbahaya. Status favorit juara Liga Italia 2025/2026 memaksa Rossoneri harus bermain tanpa kesalahan.
Setiap hasil selain kemenangan akan menjadi sorotan, apalagi dalam ketatnya persaingan papan atas Serie A.
Milan membawa kualitas, kedalaman skuad, dan pengalaman. Tetapi sejarah sepak bola Italia sering menunjukkan satu hal. Yakni, tim yang terus kalah suatu saat akan berhenti jatuh. Momen itu sering datang saat lawan lengah.
Ramalan Mbah Sakat Laga Como vs AC Milan
Tuan dan Nyonya sekalian, laga ini diprediksi akan ditentukan di sektor tengah.
Jika Como mampu memutus aliran bola Milan dan mempercepat transisi, maka peluang mencuri poin terbuka lebar.
"Sebaliknya, jika Milan menguasai tempo sejak menit awal, laga bisa kembali berjalan satu arah seperti pertemuan sebelumnya," kata Mbah Sakat.
Sesuai dengan ramalan Mbah Sakat, faktor keberanian mengambil risiko akan menjadi pembeda.
"Como tidak punya apa-apa untuk ditakuti selain rekor buruk melawan AC Milan," ucapnya.
Secara kualitas, AC Milan tetap lebih unggul. Namun secara konteks pertandingan, tim besutan Cesc Fabregas berada di titik psikologis yang tepat untuk mencoba mengubah cerita lama.
"Prediksi skor Como vs AC Milan, 2-1. Mungkin juga imbang 1-1," pungkasnya. (den)
Editor : Deni Kurniawan