JAKARTA – Duel hidup mati antara ONIC Esports dan Team Falcons berlanjut hingga Game 3 pada Round 5 Swiss Stage M7 World Championship, Sabtu (17/1/2026).
Kedua tim berbagi kemenangan di dua game awal, membuat satu tiket terakhir Knockout Stage harus ditentukan di laga penentuan.
Pertandingan dimainkan dalam format best of three (Bo3) sejak pukul 19.15 WIB. Satu kesalahan kecil menjadi risiko besar karena pemenang game ketiga langsung melaju ke fase gugur.
Modal Bangkit Raja Langit Teruji di Laga Penentuan
ONIC datang ke Game 3 dengan kepercayaan diri yang kembali terbangun.
Setelah sempat tertekan akibat dua kekalahan beruntun di Swiss Stage, Raja Langit bangkit lewat kemenangan 2-0 atas Evil dan tampil dominan di Game 1 melawan Falcons.
Namun, Falcons mampu membalas di Game 2 dan memaksa laga berjalan hingga partai penentuan.
Tekanan mental pun menguat, karena hanya satu tim yang berhak melaju ke Knockout Stage.
Game 3: ONIC Mengamuk Sejak Menit Awal
Game ketiga langsung menunjukkan wajah agresif ONIC. First blood diamankan Kairi pada menit pertama, membuka momentum positif bagi tim Indonesia.
Tak berhenti di situ, Kairi kembali mengamankan kill kedua, menegaskan tipikal permainan cepat dan menekan ala ONIC.
Pada menit kedua, skor sudah melebar menjadi 2-0, lalu berubah drastis menjadi 4-0 setelah ONIC menguasai jalannya teamfight awal sekaligus mengamankan Turtle pertama.
Kairi Menggila, Falcons Kehilangan Arah
Dominasi ONIC terus berlanjut di early game. Kairi tampil menggila dengan mengoleksi empat kill cepat, sementara Sanz mengamankan Turtle kedua tanpa gangguan berarti.
Keunggulan objektif membuat Falcons kesulitan mencari celah. Pada menit kelima, ONIC sudah unggul sekitar 6 ribu gold.
Tekanan makin brutal memasuki menit keenam, saat Falcons tak mampu membalas satu pun kill.
Skor berubah menjadi 7-0, disertai keunggulan gold mencapai 7,7 ribu. Falcons benar-benar terkunci dan dipaksa bertahan pasif.
Skylar Menggebrak, ONIC Kunci Permainan
Memasuki mid game, ONIC tak menurunkan tempo. Skor melebar menjadi 10-1 pada menit kedelapan.
Skylar mulai mengambil peran penting dengan Granger, memberi tekanan tambahan dari sisi damage jarak jauh.
Pada menit kesembilan, skor kembali bertambah menjadi 12-2. Lord pertama pun berjalan ke lane bawah wilayah Falcons, mempersempit ruang bertahan tim Timur Tengah tersebut.
Teamfight penentuan terjadi di menit ke-10 dengan skor 13-3 untuk ONIC. Falcons tak mampu menghentikan laju objektif dan rotasi cepat Raja Langit.
ONIC Menyegel Tiket Knockout Stage
ONIC menutup Game 3 dengan kemenangan telak pada menit 12.08. Skor akhir 15-3 menjadi penegas dominasi penuh di laga penentuan.
Hasil ini memastikan ONIC memenangkan seri dengan skor 2-1 dan resmi mengamankan tiket terakhir Knockout Stage M7 World Championship.
Raja Langit menjadi wakil Indonesia kedua yang melangkah ke fase gugur, menyusul Alter Ego, sekaligus menjaga asa Merah Putih tetap menyala di panggung dunia Mobile Legends.
"Kami beri yang terbaik dari setiap game, dan bersiap di knockout stage," ujar Sanz ONIC.
Editor : Ockta Prana Lagawira