Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pelatih Juventus Luciano Spalletti Puji Kenan Yildiz sebagai Alien, tapi Minta sang Wonderkid Disiplin Bertahan

Andi Chorniawan • Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48 WIB
Pelatih Juventus Luciano Spalletti meminta Kenan Yildiz belajar bertahan.
Pelatih Juventus Luciano Spalletti meminta Kenan Yildiz belajar bertahan.

Jawa Pos Radar Madiun - Kemenangan 2-0 Juventus atas Benfica memastikan langkah Bianconeri ke babak play-off Liga Champions.

Namun, hasil positif itu tidak membuat Luciano Spalletti berpuas diri. Fokus utamanya tertuju pada perkembangan Kenan Yildiz, khususnya dalam aspek bertahan.

Gol Khephren Thuram dan Weston McKennie di Allianz Stadium, Rabu (21/1), memang mengamankan tiga poin krusial.

Akan tetapi, Spalletti menilai performa Juventus belum sepenuhnya mencerminkan standar permainan yang diinginkannya.

Pujian Alien dengan Catatan Penting

Dalam wawancara pascalaga, Luciano Spalletti memberikan pujian tinggi kepada Kenan Yildiz dengan menyebutnya sebagai pemain dengan kualitas di atas rata-rata.

“Kenan Yildiz adalah ‘alien’ di tim ini. Dia benar-benar berada satu level di atas,” ujar Spalletti.

Namun, pujian itu disertai peringatan tegas. Spalletti menekankan bahwa peran Yildiz tidak boleh berhenti pada kreativitas dan serangan semata.

“Tapi pergerakan bertahannya tidak bisa disamakan dengan McKennie. Dia harus belajar membantu tim saat bertahan,” tegasnya.

Bakat Saja Tidak Cukup di Level Juventus

Spalletti menilai sepak bola modern menuntut pemain menyerang untuk terlibat aktif dalam fase bertahan.

Menurutnya, kemampuan teknis dan kreativitas sang wonderkid harus diimbangi dengan disiplin taktik.

“Mengetahui cara melakukan hal-hal tertentu saja tidak cukup lagi. Anda harus melengkapi permainan dan membantu tim,” lanjut Spalletti.

Pesan itu menjadi sinyal jelas bahwa Yildiz, meski berstatus bintang muda, tetap dituntut memenuhi standar kolektif Juventus, terutama dalam menjaga keseimbangan tim.

Evaluasi meski Lolos Play-off

Dengan koleksi 12 poin, Juventus kini berada di posisi aman untuk melaju ke babak play-off Liga Champions.

Meski demikian, Spalletti memastikan evaluasi individu tetap menjadi prioritas, termasuk untuk pemain muda seperti Yildiz.

Bagi Spalletti, kemenangan atas Benfica bukan akhir, melainkan bagian dari proses membentuk Juventus yang lebih komplet.

Tim yang tidak hanya tajam menyerang, tetapi juga disiplin saat bertahan. (cor)

Editor : Andi Chorniawan
#luciano spalletti #Juventus #Liga Champions #Kenan Yildiz #benfica