Jawa Pos Radar Madiun – Sejarah baru tercipta di panggung M7 World Championship.
Tim kebanggaan Indonesia, Alter Ego (AE), sukses mengamankan tiket Grand Final setelah menumbangkan Selangor Red Giants (SRG).
Mereka mengalahkan wakil Malaysia itu dengan skor 3-1 pada babak final lower bracket, Sabtu (24/1) malam.
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi para punggawa Alter Ego.
Pasalnya, mereka harus melalui "jalan neraka" di lower bracket dan memainkan total 9 game dalam satu hari (sebelumnya mengalahkan Team Liquid 3-2).
Usai laga, Kapten Alter Ego, Nino, tak kuasa menahan luapan perasaannya.
Ia mengaku pencapaian ini terasa seperti mimpi, mengingat banyaknya kegagalan yang pernah mereka rasakan sebelumnya.
"Jujur enggak expect sejauh ini, awalnya banyak bermimpi, gagal, gagal, gagal, akhirnya ada di grand final internasional itu seperti mimpi," ujar Nino.
Hijumee Angkat Bicara soal Hasil AE vs SRG
Senada dengan Nino, Midlaner andalan Alter Ego, Hijumee, juga mengungkapkan betapa beratnya beban mental yang mereka pikul.
Kunci kemenangan hari ini menurutnya adalah persiapan mental baja dan dukungan fans yang tak pernah surut meski mereka sempat terpuruk.
"Dari latihan kita sudah siapkan dari segi mental, dari segi in-game, semuanya sudah kami siapkan," tegas Hijumee.
Ia pun tak lupa mengucap syukur atas hasil dramatis hari ini.
"Kami bersyukur banyak sekali yang dukung kami, walau kami struggle, kalah, tapi Alhamdullilah bersyukur banget masuk grand final, semoga besok hoki lagi," tambahnya penuh harap.
Kilas Balik Laga: Momen "Wiped Out" Penentu
Perjuangan Nino, Yazukee, Hijumee, Alekk, dan Arfy melawan SRG tidaklah mudah.
Di Game 1, AE yang sempat ditekan berhasil membalikkan keadaan di menit ke-10 dan menang 1-0.
Berlanjut di Game 2, AE balik mengamuk. Mereka menang cepat 12 menit dengan skor kill telak 28-8.
Pada Game 3, SRG sempat mencuri poin membuat skor menjadi 2-1.
Game 4 jadi penentu. Momen krusial terjadi di menit ke-22. Alter Ego berhasil melakukan wiped out (menghabisi seluruh lawan) dan mengunci kemenangan 3-1.
Jadwal Final AE vs RORA
Di babak puncak, Alter Ego sudah ditunggu oleh raksasa Filipina, Aurora Gaming (RORA).
Duel hidup mati perebutan gelar juara dunia ini akan digelar besok, Minggu pukul 18.00.
Apa yang dilakukan Alter Ego hari ini gila.
Bermain 9 game level tinggi dalam sehari (5 game vs Liquid, 4 game vs SRG) membutuhkan stamina dan fokus di luar nalar manusia biasa.
Melawan Aurora Gaming adalah ujian terakhir. Seluruh gamers Indonesia wajib merapatkan barisan memberi dukungan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani