YOGYAKARTA - Pelatih Bernardo Tavares menurunkan komposisi terbaik saat Persebaya Surabaya menantang PSIM Yogyakarta.
Tak ada pemain Bajul Ijo yang mengalami cedera ataupun terkena sanksi larangan bermain.
Laga sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Sultan Agung, Minggu (25/1/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan dipimpin wasit asal Jawa Barat, Thoriq Munir Alkatiri.
Duel Ketat Papan Atas Klasemen
Pertemuan PSIM kontra Persebaya diprediksi berlangsung sengit karena jarak kedua tim di klasemen nyaris tak berjarak.
PSIM menempati peringkat keenam dengan 30 poin, sementara Persebaya membayangi di posisi ketujuh dengan 28 poin.
Kedua tim juga sama-sama datang dengan modal positif. PSIM baru saja menekuk Madura United 3-0, sedangkan Persebaya meraih kemenangan 2-1 atas Malut United pada pekan sebelumnya.
Ernando Ari Kembali Jadi Andalan Bajul Ijo
Bernardo Tavares kembali mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Ernando Ari. Konsistensinya di bawah mistar menjadi faktor penting setelah Persebaya tak tersentuh kekalahan dalam 10 laga terakhir.
Di lini belakang, nama baru hadir melalui Jefferson da Silva yang menjalani debut sebagai bek kiri.
Ia akan berkolaborasi dengan Risto Mitrevski, Leo Lelis, dan Catur Pamungkas membentuk pertahanan Bajul Ijo.
Pertarungan Lini Tengah Jadi Kunci
Duel lini tengah diprediksi menentukan arah permainan. Trio Toni Firmansyah, Milos Raickovic, dan Francisco Rivera akan berjibaku menghadapi gelandang PSIM, khususnya Ze Valente yang dikenal kreatif membangun serangan.
Sebagai gelandang jangkar, Toni dan Milos dituntut disiplin menjaga keseimbangan tim sekaligus memutus aliran bola PSIM sejak dini.
Lini Depan Persebaya Siap Menekan
Di sektor penyerangan, kecepatan Malik Risaldi, Gali Freitas, dan Bruno Moreira diharapkan mampu membongkar pertahanan PSIM.
Keuntungan bagi Persebaya, lini belakang Laskar Mataram tak dikomandoi Franco Ramos yang harus absen akibat sanksi kartu merah.
PSIM Andalkan Rekor Kandang
PSIM tampil solid saat bermain di kandang. Dari delapan laga di Stadion Sultan Agung musim ini, Laskar Mataram hanya sekali menelan kekalahan, dengan catatan empat kemenangan dan tiga hasil imbang.
Dukungan suporter menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Reva Adi Utama dan kawan-kawan.
Namun, PSIM juga harus kehilangan beberapa pemain akibat cedera, seperti Yusaku Yamadera, Anton Fase, dan Donny Warmerdam.
Sentuhan Baru Bernardo Tavares
Persebaya datang ke Bantul dengan optimisme tinggi di bawah arahan Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu mulai memberi sentuhan berbeda, terutama pada organisasi bertahan dan efektivitas serangan.
Kemenangan atas Malut United menjadi sinyal positif perkembangan permainan Green Force.
Perpaduan pemain muda dan senior diharapkan mampu membawa Persebaya mencuri poin penuh sekaligus menyalip PSIM di klasemen.
Susunan Pemain
PSIM Yogyakarta:
Cahya Supriadi (GK), Andy Setyo, Rendra Teddy, Raka Cahyana, Reva Adi (C), Rahmatzoda, Ze Valente, Fahreza Sudin, Ezequiel Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.
Persebaya Surabaya:
Ernando Ari (GK), Leo Lelis, Risto Mitrevski, Catur Pamungkas, Jefferson da Silva, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Bruno Moreira (C), Gali Freitas, Malik Risaldi.