Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hasil AE vs Aurora PH Grand Final M7: Alter Ego Kalah di Game Pertama! Strategi Tank Jungler Tim Filipina Menyudutkan Nino Cs

Ockta Prana Lagawira • Minggu, 25 Januari 2026 | 18:52 WIB
Alter Ego kalah di game pertama Grand Final M7. Aurora Gaming PH unggul lewat kontrol objektif dan komposisi tank jungler.
Alter Ego kalah di game pertama Grand Final M7. Aurora Gaming PH unggul lewat kontrol objektif dan komposisi tank jungler.

JAKARTA - Babak puncak M7 World Championship resmi digelar, Minggu (25/1/2026), mempertemukan wakil Indonesia Alter Ego Esports melawan raksasa Filipina Aurora Gaming PH.

Bermain di Tenis Indoor Senayan dengan format Best of Seven (Bo7), Alter Ego harus mengakui keunggulan Aurora Gaming PH pada game pertama setelah tak mampu membendung struktur permainan solid tim Filipina tersebut.

Komposisi Pemain Grand Final M7

Alter Ego Esports

Nino (EXP)
Yazukee (Jungle)
Hijumee (Mid)
Arfy (Gold)
Alekk (Roam)

Aurora Gaming PH

Edward (EXP)
Demonkite (Jungle)
Yue (Mid)
Domengkite/Domeng (Gold)
Light (Roam)

Pertaruhan Sejarah di Jakarta

Laga ini menjadi momentum besar bagi Indonesia. Terakhir kali tim Tanah Air menjuarai M-Series terjadi pada M1 World Championship. Kini, Alter Ego berusaha mengulang sejarah tersebut di kandang sendiri.

Di sisi lain, Aurora Gaming PH membawa misi memperpanjang dominasi Filipina di panggung tertinggi Mobile Legends: Bang Bang, dengan pendekatan makro rapi dan komposisi hero tebal yang telah menjadi ciri khas tim-tim Filipina.

Jalannya Game Pertama AE vs Aurora PH

Game pembuka dimainkan di map Flying Cloud. Aurora tampil dengan struktur permainan dinamis sejak early game hingga late game, mengandalkan tank jungler ala Filipina.

Komposisi hero tebal seperti Fredrinn, Hylos, dan Lapu-Lapu membuat Aurora sulit ditembus dalam team fight.

Alter Ego mencoba bermain dengan tempo agresif khas El Familia. First blood berhasil diamankan oleh Yazukee, membawa AE unggul tipis di awal laga. Skor sempat menunjukkan keunggulan 2-1 untuk AE.

Namun, Aurora segera membalas. Pada menit ketiga hingga keempat, tim Filipina berbalik unggul point kill 3-2 lalu 4-3. Turtle pertama jatuh ke tangan Aurora, memberi keunggulan objektif awal.

AE sempat bangkit pada menit keenam dan kembali unggul kill 5-4. Meski Aurora mengamankan turtle berikutnya, Alter Ego berhasil menjatuhkan goldlaner Aurora, membuat skor menjadi 6-4.

Kontrol Objektif Aurora Jadi Pembeda

Pertandingan berjalan berimbang hingga menit kesembilan dengan kill skor 7-7. Namun, Aurora mulai mengendalikan tempo saat Hijumee terus menjadi target utama dalam team fight.

Momentum krusial terjadi ketika Lord pertama diamankan Aurora. Skor berubah menjadi 10-7, dan Alter Ego mulai tertekan. Dorongan Lord membuat turret mid AE runtuh, membuka peta bagi Aurora.

Hero-hero tebal Aurora membuat Alter Ego kesulitan bermain berkelompok. Demonkite dan Edward tampil dominan, memimpin power play di fase mid game.

Memasuki menit ke-13, Aurora kembali melakukan set-up Lord. Lord kedua diamankan tanpa perlawanan berarti. Selisih gold melebar hingga lima ribu.

Aurora Tutup Game Pertama

Dengan kontrol penuh atas map dan objektif, Aurora Gaming PH melancarkan serangan terakhir. Struktur pertahanan Alter Ego tak mampu menahan tekanan berlapis dari komposisi hero Aurora.

Pada menit 15.04, Aurora menuntaskan game pertama dan unggul 1-0 dalam seri Bo7 Grand Final M7.

Masih Panjang di Format Bo7

Kekalahan di game pembuka belum menentukan segalanya. Format Best of Seven memberi ruang adaptasi dan perubahan strategi bagi Alter Ego untuk membalas di game-game berikutnya.

Struktur tank jungler ala Filipina terbukti menjadi tantangan besar, namun El Familia masih memiliki waktu untuk menyesuaikan tempo dan draft demi menjaga asa juara dunia tetap hidup.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#hasil AE vs Aurora #AE vs RORA #AE vs Aurora #Aurora Gaming PH #Alter Ego Esports #Grand Final MLBB #M7 World Championship