BANDUNG - Persib Bandung kembali membuat kejutan di bursa transfer paruh musim BRI Super League.
Maung Bandung resmi merekrut pemain naturalisasi muda Dion Markx, sebagai bagian dari penyempurnaan komposisi tim racikan Bojan Hodak.
Pemain kelahiran Nijmegen, 29 Juni 2005 itu menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun.
Meski masih berusia muda, Dion datang dengan bekal pengalaman kompetisi Eropa serta jam terbang di level tim nasional kelompok usia.
Rekomendasi Langsung Bojan Hodak
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan perekrutan Dion merupakan hasil evaluasi menyeluruh setelah putaran pertama kompetisi.
“Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategi untuk menambah kedalaman skuad dan menjaga konsistensi performa hingga akhir musim,” ujar Adhitia dikutip dari laman resmi Persib.
Masuknya Dion memperlihatkan arah kebijakan teknis Persib yang tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga memperhitungkan keberlanjutan performa tim.
Bek Muda dengan Jam Terbang Eropa
Sebelum bergabung dengan Persib, Dion Markx memperkuat TOP Oss di Divisi II Liga Belanda. Ia juga mengenyam pendidikan sepak bola di akademi klub-klub Belanda seperti Vitesse Arnhem dan NEC Nijmegen.
Proses pembinaan tersebut membentuk karakter bermain Dion, khususnya dalam membaca permainan, duel satu lawan satu, serta disiplin bertahan—atribut yang dibutuhkan Persib dalam fase krusial musim.
Bagian dari Regenerasi Timnas
Di level internasional, Dion sudah mengenakan seragam Tim Nasional Indonesia kelompok usia.
Ia tercatat tampil bersama Timnas U-20 dan masuk dalam radar regenerasi Timnas U-23.
Dion juga ikut ambil bagian dalam babak kualifikasi Piala Asia, menegaskan posisinya sebagai salah satu bek muda potensial yang diproyeksikan untuk masa depan sepak bola nasional.
Investasi Jangka Menengah Maung Bandung
Kehadiran Dion Markx diproyeksikan menjadi investasi strategis Persib. Kombinasi usia muda, pengalaman Eropa, serta mental bertanding di level internasional diharapkan memberi energi baru di lini belakang.
“Sekarang, Persib dan Bobotoh menantikan kontribusi terbaiknya. Kami sedang berjuang mempertahankan gelar juara Super League dan melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League Two. Wilujeng sumping, Dion Markx,” tutup Adhitia.
Editor : Ockta Prana Lagawira