JAKARTA - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, angkat bicara usai timnya mendapat cemoohan dari sebagian pendukung sendiri di Emirates Stadium.
Reaksi tersebut muncul setelah Arsenal menelan kekalahan kandang 2-3 dari Manchester United.
Sorakan bernada kekecewaan terdengar setelah peluit panjang, mencerminkan ekspektasi tinggi publik Emirates terhadap Arsenal yang sedang bersaing di papan atas Liga Inggris.
Arteta: Arsenal Harus Berbuat Lebih Banyak
Saat ditanya mengenai respons suporter, Arteta menekankan bahwa timnya justru membutuhkan dukungan ketika hasil tidak berpihak.
“Kami membutuhkan para penggemar ketika kami tidak menang,” ujar Arteta kepada Sky Sports.
Dalam konferensi pers seusai laga, Arteta memilih pendekatan realistis dan membela hak suporter untuk mengekspresikan kekecewaan.
“Itu bagian dari tuntutan dan harapan. Kami ingin menang dan hanya itu. Secara individu, setiap orang bisa bereaksi dengan cara yang mereka butuhkan,” kata Arteta.
Efisiensi Jadi Masalah Arsenal
Arteta menegaskan fokus utamanya bukan pada sorakan, melainkan performa tim di lapangan. Menurutnya, Arsenal belum cukup efektif menghadapi lawan yang terorganisir dengan baik.
“Itu tidak penting. Kami harus berbuat lebih banyak. Mungkin itu belum cukup dan kami harus melakukan lebih banyak lagi.”
Ia juga menyoroti kesalahan internal yang berujung hukuman dari Manchester United.
“Tidak ada pilihan lain. Kami harus melakukan yang terbaik. Hari ini kami benar-benar berusaha, tetapi kami tidak cukup efisien melawan tim yang sangat terorganisir dan kami dihukum karena kesalahan kami sendiri.”
Patrick Vieira: Arsenal Perlu Kelola Ekspektasi
Legenda Arsenal, Patrick Vieira, turut memberikan pandangannya. Ia menilai tekanan besar dari publik justru perlu dikelola dengan bijak oleh skuad The Gunners.
“Arsenal sangat ingin memenangkan gelar dan mereka merasakan tekanan serta ekspektasi dari para penggemar. Mereka perlu mengelola ekspektasi itu dan kembali ke dasar-dasar permainan,” ujar Vieira kepada Sky Sports.
Vieira menilai Arsenal mencapai puncak performa ketika bermain dengan pendekatan positif.
“Mereka mencapai level tertinggi dengan bermain dengan cara yang benar dan bersikap positif. Arsenal sudah lama tidak memenangkan gelar. Gelar pertama selalu yang paling sulit.”
Masalah Performa Individu dan Momentum
Menurut Vieira, Arteta akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kondisi fisik dan mental pemain kunci.
“Mikel Arteta akan menunjukkan klasemen kepada para pemain, tetapi dia juga akan menganalisis mengapa Arsenal kehilangan poin. Ada pemain kunci yang tidak berada dalam performa terbaik karena kelelahan atau masalah kepercayaan diri.”
Ia menekankan bahwa performa individu yang menurun akan berdampak langsung pada ambisi juara.
“Pemain yang tidak tampil maksimal secara individu tidak akan mampu membantu memenangkan pertandingan.”
Peluang Juara Masih Terbuka
Meski kehilangan momentum, Vieira menilai Arsenal masih berada di posisi kuat dalam persaingan gelar Liga Inggris.
“Arsenal adalah tim terbaik di Liga Premier. Saya mengatakan ‘sekarang atau tidak sama sekali’ sebelum pertandingan ini karena tim lain juga kehilangan poin.”
Ia menambahkan, pesaing Arsenal kini semakin mengerucut.
“Sangat menyedihkan melihat Arsenal kehilangan momentum itu. Itulah mengapa penting untuk tetap bersatu. Liverpool sudah tersingkir. Chelsea juga sudah tersingkir. Hanya Manchester City dan Aston Villa yang bisa menantang mereka.”
Editor : Ockta Prana Lagawira