Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Skenario MU Juara Liga Inggris usai Hajar Arsenal dan City: Butuh Keajaiban, Begini Hitung-hitungannya

Mizan Ahsani • Selasa, 27 Januari 2026 | 08:01 WIB

MU menang 4-1.
MU menang 4-1.

Jawa Pos Radar Madiun – Kemenangan dramatis 3-2 atas Arsenal di Emirates Stadium, Senin (26/1), tak hanya mendongkrak Manchester United ke posisi empat besar.

Lebih dari itu, hasil ini memantik kembali wacana yang sempat dianggap mustahil: bisakah Setan Merah juara Liga Inggris musim 2025/2026?

Secara matematis, peluang pasukan Michael Carrick mengangkat trofi masih terbuka, meski jalannya sangat terjal.

Berdasarkan papan klasemen sementara pekan ke-23, Manchester United kini mengoleksi 38 poin.

Mereka tertinggal 12 angka dari Arsenal yang kokoh di puncak dengan 50 poin, serta terpaut 8 angka dari Manchester City dan Aston Villa di peringkat dua dan tiga.

Meski selisih poin tampak lebar, musim kompetisi masih menyisakan 15 pertandingan (total 45 poin maksimal yang bisa diperebutkan).

Baca Juga: Daftar Wakil Indonesia di Thailand Masters 2026 Hari Ini: Ginting dan Jafar/Felisha Mundur, Simak Selengkapnya

Skenario "Gila" Menuju Juara

Untuk mewujudkan mimpi juara yang terdengar mustahil ini, United tidak hanya bergantung pada performa sendiri, tetapi juga nasib sial para rival. Berikut adalah simulasi hitung-hitungannya:

Manchester United Sapu Bersih (Menang 14 Kali)

United wajib tampil nyaris sempurna di sisa musim. Jika Bryan Mbeumo dkk mampu memenangkan minimal 14 dari 15 laga tersisa, mereka akan menambah 42 poin.

Ini akan membuat total poin akhir United menjadi 80 poin.

Baca Juga: Ranty Maria Pilih Lima Sahabat Jadi Bridesmaids Jelang Pernikahan 2026

Arsenal Tergelincir 5 Kali

The Gunners saat ini memiliki 50 poin.

Agar poin akhir mereka berada di bawah atau setara United (maksimal 80), Arsenal harus menelan minimal 5 kekalahan lagi di sisa musim, dengan asumsi sisa laga lainnya dimenangkan.

Man City dan Aston Villa Kalah 3 Kali

Dua pesaing terdekat, City dan Villa, sama-sama mengoleksi 46 poin.

Agar tidak melampaui 80 poin, kedua tim ini harus kehilangan poin signifikan, setidaknya menelan 3 kekalahan atau lebih banyak hasil imbang di sisa laga mereka.

Baca Juga: Hasil Al Nassr vs Al Taawoun di Liga Arab Saudi Tadi Malam: Gol Cristiano Ronaldo Dianulir

Faktor Keuntungan: Jadwal Longgar

Skenario di atas mungkin terdengar berat, namun United memiliki satu senjata rahasia yakni kebugaran fisik.

Berbeda dengan Arsenal, Manchester City, dan Aston Villa yang masih harus membagi fokus dan tenaga di kompetisi Eropa (Liga Champions/Liga Europa) serta piala domestik.

Sementara itu, United sudah gugur di kompetisi lain.

Seperti dilansir dari ESPN, jadwal yang lebih longgar ini menjadi keuntungan besar bagi Michael Carrick.

Skuad Setan Merah kini memiliki waktu istirahat dan persiapan taktik yang lebih panjang setiap pekannya, murni fokus untuk mengejar ketertinggalan di Liga Inggris.

Jika konsistensi ini terjaga dan dewi fortuna berpihak pada hasil laga rival, bukan tidak mungkin keajaiban terjadi di Old Trafford pada akhir musim nanti. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Arsenal #Juara Liga Inggris #Michael Carrick #klasemen liga Inggris #Manchester United #manchester city #Hasil