BANTEN - Hasil mencengangkan terjadi di kompetisi Liga 2 Indonesia.
Adhyaksa FC, klub sepak bola indonesia tampil brutal dengan membantai Sriwijaya FC, klub sepak bola palembang dengan skor telak 15-0 pada pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026.
Laga digelar di Stadion Banten Internasional, Kamis (29/1) malam WIB. Dominasi Adhyaksa FC langsung terlihat sejak menit awal.
Pertandingan baru berjalan satu menit, playmaker Makan Konate sudah membuka keunggulan.
Lima menit berselang, pemain asal Mali itu kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membawa timnya unggul 2-0.
Gol Mengalir Tanpa Henti
Tekanan Adhyaksa FC tak mengendur. Menit ke-15, Ramiro Fergonzi mencetak gol ketiga.
Sepuluh menit kemudian, Adilson Da Silva mulai berpesta gol dengan membawa Adhyaksa unggul 4-0. Pemain Brasil itu benar-benar tak terbendung.
Ia mencetak gol beruntun pada menit ke-33, 35, dan 45 untuk melengkapi hattrick sekaligus mengantar Adhyaksa FC menutup babak pertama dengan keunggulan telak 7-0.
Memasuki babak kedua, dominasi tetap berlanjut. Adilson kembali mencetak gol pada menit ke-49 dan 61, membuat skor membengkak menjadi 9-0.
Gol ke-10 lahir lewat aksi Ramiro Fergonzi pada menit ke-67.
Miftahul Hamdi ikut menyumbang gol pada menit ke-72. Makan Konate kemudian melengkapi hattrick-nya di menit ke-74, membawa skor menjadi 12-0.
Petaka Sriwijaya FC belum berakhir. Miftahul Hamdi mencetak dua gol tambahan pada menit ke-75 dan 83.
Ramiro Fergonzi menutup pesta gol Adhyaksa FC lewat gol di menit ke-90, memastikan kemenangan luar biasa 15-0.
Sriwijaya FC Kian Tenggelam
Kekalahan memalukan ini menegaskan kondisi Sriwijaya FC yang tengah terpuruk.
Laskar Wong Kito kini terdampar di dasar klasemen Grup 1 Pegadaian Championship 2025/2026.
Dari 18 pertandingan, Sriwijaya FC belum meraih satu kemenangan pun, hanya mengoleksi dua poin hasil dari dua kali imbang dan menelan 16 kekalahan.
Catatan kebobolan Sriwijaya FC juga menjadi yang terburuk di liga, dengan total 69 gol bersarang di gawang mereka, sementara produktivitas gol hanya mencapai 13 gol.
Sebelumnya, Sriwijaya FC juga sempat menelan kekalahan telak 0-5 dari Sumsel United, 0-7 dari FC Bekasi City, serta 2-7 saat menghadapi Garudayaksa.
Melihat performa yang terus merosot, situasi internal yang tidak ideal, serta posisi klasemen yang kian terjepit, peluang Sriwijaya FC untuk lolos dari ancaman degradasi dinilai sangat tipis.
Mantan juara Liga Super Indonesia dan Copa Indonesia itu berada di ambang kenyataan pahit turun ke kasta ketiga pada musim depan.
Editor : Ockta Prana Lagawira