Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sriwijaya FC Dibantai 0-15 di Championship 2025/2026, Isu Penunggakan Gaji Pemain Ramai di Media Sosial

Ockta Prana Lagawira • Jumat, 30 Januari 2026 | 10:48 WIB
Adhyaksa FC membantai Sriwijaya FC 15-0 di Liga 2.
Adhyaksa FC membantai Sriwijaya FC 15-0 di Liga 2.

BANTEN - Keterpurukan Sriwijaya FC di Championship 2025/2026 semakin mencapai titik nadir.

Di tengah isu krisis finansial yang terus berembus, tim berjuluk Laskar Wong Kito kembali menjadi bulan-bulanan lawan setelah dihajar Adhyaksa FC dengan skor mencengangkan 0-15.

Pertandingan matchday ke-18 Grup 1 Championship tersebut berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, Kamis (29/1/2026).

Sejak menit awal, Sriwijaya FC tampak kesulitan mengimbangi permainan agresif Adhyaksa FC dan langsung tertekan sepanjang laga.

Tujuh Gol di Babak Pertama

Petaka bagi Sriwijaya FC sudah terlihat sejak paruh pertama. Laskar Wong Kito kebobolan tujuh gol sebelum turun minum, menandakan rapuhnya lini pertahanan dan minimnya perlawanan di lapangan.

Dominasi Adhyaksa FC terus berlanjut tanpa mampu dibendung.

Memasuki babak kedua, penderitaan Sriwijaya FC kian menjadi-jadi.

Delapan gol tambahan bersarang ke gawang mereka, menutup laga dengan skor telak 15-0.

Kekalahan ini menjadi salah satu hasil terburuk dalam sejarah perjalanan klub asal Palembang tersebut.

Dua Poin dari 18 Laga

Hasil memalukan ini membuat Sriwijaya FC semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Championship.

Hingga pekan ke-18, Laskar Wong Kito baru mengoleksi dua poin dari 18 pertandingan.

Statistik mereka musim ini mencerminkan kondisi yang jauh dari ideal.

Sriwijaya FC belum pernah meraih kemenangan, hanya mencatat dua hasil imbang, dan menelan 16 kekalahan.

Dari sisi produktivitas, mereka baru mencetak 13 gol, sementara kebobolan sudah mencapai 69 gol dengan selisih minus 56.

Kekalahan telak bukan kali pertama dialami Sriwijaya FC pada musim 2025/2026.

Sebelumnya, mereka pernah dipermalukan Sumsel United dan Persiraja Banda Aceh dengan skor 0-5, dihajar Garudayaksa 2-7, serta tumbang 0-7 dari FC Bekasi City.

Rentetan hasil ini mempertegas betapa rapuhnya performa Laskar Wong Kito sepanjang musim.

Isu Gaji dan Kondisi Internal

Di luar lapangan, isu penunggakan gaji pemain Sriwijaya FC ramai beredar di media sosial.

Kabar tersebut diyakini menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi performa tim di atas lapangan.

Ketidakpastian finansial membuat konsentrasi pemain terganggu dan berdampak langsung pada hasil pertandingan.

Situasi internal yang tidak kondusif membuat Sriwijaya FC kesulitan bangkit, meski memiliki nama besar dan sejarah panjang di sepak bola nasional.

Skuad dan Ancaman Degradasi

Sriwijaya FC saat ini ditangani oleh Budi Sudarsono, legenda Timnas Indonesia.

Di dalam skuad, terdapat pula sejumlah pemain berpengalaman yang pernah merumput di Liga 1, seperti Indra Mustafa dan Nugroho Fathcur Rochman.

Namun, pengalaman tersebut belum cukup untuk mengangkat performa tim.

Mantan dua kali juara Liga Indonesia dan tiga kali juara Piala Indonesia itu kini berada di ambang degradasi ke Liga Nusantara.

Dengan kondisi klasemen, performa terkini, serta persoalan internal yang belum terselesaikan, Laskar Wong Kito seolah hanya tinggal menunggu waktu untuk turun kasta.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#championship 2025 2026 #Sriwijaya FC #liga 2 indonesia #degradasi sriwijaya fc #sepak bola Indonesia #adhyaksa fc