JAKARTA – Bursa transfer paruh musim BRI Super League (Liga 1) 2025/2026 resmi ditutup pada 6 Februari 2026.
Penutupan jendela transfer kali ini memunculkan kejutan besar yang langsung mengubah peta persaingan papan atas.
Masuknya sejumlah pemain asing berprofil tinggi, termasuk nama yang pernah merumput di level elite Eropa, membuat putaran kedua Liga 1 diprediksi akan menjadi salah satu yang paling panas dalam sejarah kompetisi.
Rekap Transfer Paruh Musim Liga 1 2025/2026: Persib hingga Persija Paling Disorot
Aktivitas transfer paling mencolok terjadi pada klub-klub yang sedang bersaing di jalur perebutan gelar.
Berikut rekap rekrutan terbaru tim papan atas:
Persib Bandung
Persib membuat gebrakan besar dengan mendatangkan Layvin Kurzawa dari Prancis.
Nama Kurzawa menjadi sorotan utama karena rekam jejaknya yang pernah bermain di level tertinggi Eropa, termasuk membela klub besar.
Selain itu, Persib juga menambah kedalaman skuad dengan masuknya:
• Dion Markx
• Sergio Castel
• Adam Alis (permanen)
• Dedi Kusnandar (kembali dari pinjaman)
Langkah ini mempertegas ambisi Maung Bandung untuk mengunci gelar lebih cepat.
Persija Jakarta
Persija menjadi klub paling agresif di jendela transfer paruh musim. Macan Kemayoran total mendatangkan 7 pemain baru, termasuk nama-nama yang langsung mengangkat kualitas dan kedalaman tim.
Rekrutan Persija:
• Jean Mota
• Shayne Pattynama
• Mauro Zijlstra
• Cyrus Margono
• Aladine Ajaraie
• Fajar Faturahman
• Paulo Ricardo
Kedatangan Jean Mota juga langsung menambah nilai jual Persija karena reputasinya sebagai gelandang berpengalaman.
Borneo FC
Borneo FC bergerak cukup aktif dengan memperkuat lini serang serta sektor sayap.
Pesut Etam mendatangkan sejumlah pemain yang dinilai bisa menambah variasi permainan.
Rekrutan Borneo FC:
• Marcos Astina
• Koldo Obieta
• Kaio Nunes
• Mohammad Anez
• Ardi Idrus
• Mohammad Khanafi
Dengan tambahan ini, Borneo FC terlihat serius mempertahankan posisi di papan atas.
Malut United
Berbeda dengan klub-klub lain, Malut United cenderung bergerak lebih selektif.
Rekrutan Malut United:
• Rafael Salmon
• Rizki Pellu
• Lucas Cardoso
Malut United memilih jalur stabilitas karena skuad inti sudah cukup solid sejak awal musim.
Dewa United
Dewa United menambah kekuatan dengan kombinasi pemain naturalisasi, bintang asing, dan pemain lokal yang dinilai cocok untuk putaran kedua.
Rekrutan Dewa United:
• Ivar Jenner
• Privat Mbarga
• Feby Eka
• Akbar Arjunsyah
Masuknya Ivar Jenner dinilai bisa menjadi pengubah permainan di lini tengah.
Persebaya Surabaya
Persebaya melakukan perombakan cukup besar, terutama pada kuota pemain asing.
Rekrutan Persebaya:
• Bruno Paraiba
• Jefferson Silva
• Gustavo Fernandes
• Pedro Matos
Langkah ini menunjukkan Persebaya ingin membangun ulang keseimbangan tim untuk menembus papan atas.
Penutupan bursa transfer ini secara nyata mengubah kekuatan empat besar klasemen sementara.
1. Persib Bandung
Persib terlihat mengusung strategi global branding + quality. Kedatangan Kurzawa bukan hanya soal teknis, tapi juga soal mentalitas juara dan pengalaman menghadapi tekanan besar.
Masuknya Dion Markx juga memberi Persib opsi tambahan untuk memperkuat rotasi pertahanan.
2. Borneo FC
Borneo FC cenderung memakai strategi filling the gaps. Mereka memperbaiki titik lemah dengan menambah kedalaman sektor depan dan sayap.
Obieta dan Khanafi bisa menjadi opsi baru ketika serangan utama buntu.
3. Persija Jakarta
Persija memakai pendekatan full offensive upgrade. Mereka paling agresif dan paling berani mengambil risiko.
Masuknya Jean Mota memberi Persija sosok pengatur tempo yang dibutuhkan, sementara Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra mempertegas aroma Timnas Indonesia di skuad Macan Kemayoran.
4. Malut United
Malut United memilih strategi stability. Mereka percaya chemistry tim lebih penting daripada bongkar pasang besar-besaran.
Rizki Pellu menjadi tambahan penting untuk menjaga kontrol permainan di laga-laga krusial.
Klasemen Sementara Februari 2026: Persaingan Juara Memanas
Persaingan papan atas Liga 1 2025/2026 kini semakin ketat:
• Persib Bandung (47 poin)
• Borneo FC (43 poin)
• Persija Jakarta (41 poin)
• Malut United (37 poin)
Dengan tambahan pemain seperti Kurzawa dan Jean Mota, putaran kedua dipastikan bakal lebih keras, lebih cepat, dan jauh lebih berkualitas.
Editor : Ockta Prana Lagawira