JAKARTA - Timnas Futsal Indonesia menyiapkan komposisi terbaik untuk menghadapi Iran di final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2), pukul 19.00 WIB.
Coach Hector Souto menurunkan starting five yang dinilai punya keseimbangan kuat antara pertahanan dan kreativitas serangan.
Berikut susunan lima pemain utama Indonesia:
• Habiebie (Kiper)
Menjadi benteng terakhir yang tak tergantikan. Refleks dan kemampuan membaca arah bola akan menjadi kunci meredam gempuran pemain kelas dunia Iran.
• Mochammad Iqbal
Kapten sekaligus jenderal lapangan tengah. Iqbal bertugas menjaga ritme permainan serta memberi ketenangan saat Indonesia mendapat tekanan tinggi.
• Rizki Xavier
Anchor modern dengan kemampuan intersep sangat baik. Xavier menjadi pemutus serangan pertama sebelum lawan masuk ke area berbahaya.
• Firman A.
Flank dengan daya jelajah tinggi. Kecepatan dan disiplin transisinya dari bertahan ke menyerang sangat dibutuhkan untuk skema counter attack.
• Israr M.
Pemain lincah yang diharapkan bisa membongkar pertahanan rapat Iran lewat aksi individu dan umpan-umpan terukur.
Daftar Pemain Cadangan Timnas Futsal Indonesia
Absennya Evan Soumilena karena cedera memang menjadi tantangan besar.
Namun, Indonesia tetap memiliki kedalaman skuad yang bisa memberi dampak instan dari bangku cadangan.
Berikut daftar pemain cadangan:
• Kiper: M. Nizar
• Pemain Lapangan:
• Ardiansyah Nur
• Rio Pangestu
• Dewa Rizki
• Reza Gunawan
• Brian Ick
• Yogi Saputra
• Syauqi Saud
• Samuel Eko P.
Analisis Strategi: Indonesia Diprediksi Lebih Kolektif
Dengan susunan tersebut, Indonesia diprediksi akan bermain lebih kolektif.
Tanpa pivot murni dominan seperti Evan Soumilena, peran Samuel Eko P. dan Syauqi Saud dari bangku cadangan akan sangat penting untuk menjaga intensitas serangan tetap tinggi sepanjang 40 menit.
Sementara itu, Rio Pangestu dan Ardiansyah Nur dapat menjadi opsi tambahan untuk memperkuat duel fisik, terutama saat Iran mulai memaksimalkan pivot-pivot besarnya.
Final ini dipastikan bukan hanya soal taktik, melainkan juga tentang mentalitas dan ketahanan bermain di bawah tekanan ribuan suporter sendiri di Indonesia Arena. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira