Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Spalletti Murka usai Juventus Ditahan Imbang Lazio, Tuding Wasit Tak Profesional

Mizan Ahsani • Senin, 9 Februari 2026 | 07:56 WIB
Luciano Spalletti bicara periode awal kepelatihannya bersama Juventus.
Luciano Spalletti bicara periode awal kepelatihannya bersama Juventus.

Jawa Pos Radar Madiun – Hasil imbang mengecewakan yang diraih Juventus saat menjamu Lazio memantik amarah sang allenatore, Luciano Spalletti.

Dalam laga lanjutan Serie A yang berlangsung Minggu malam (8/2), Si Nyonya Tua harus puas berbagi angka.

Hasil ini membuat jarak dengan pemuncak klasemen, Inter Milan, kian menganga menjadi 12 poin.

Namun, bukan hanya skor yang menjadi sorotan Spalletti.

Mantan pelatih Timnas Italia itu meluapkan kekesalannya terhadap kinerja wasit, terutama terkait insiden kontroversial yang melibatkan Juan Cabal dan bek Lazio, Mario Gila.

Baca Juga: Update Klasemen Proliga 2026 Putri Terbaru: Pertamina Enduro Naik ke Puncak Gusur Gresik Phonska Plus

"Wasit Satu-satunya yang Bukan Profesional"

Insiden bermula ketika terjadi kontak antara Mario Gila dan Juan Cabal di kotak terlarang. Kubu Bianconeri menuntut hadiah penalti, namun sang pengadil lapangan bergeming.

Spalletti tidak menahan diri dalam konferensi pers pasca-laga. Ia menyindir status wasit di tengah 22 pemain profesional di lapangan.

"Kami ada 23 orang di lapangan malam ini (termasuk wasit), dan satu-satunya yang bukan profesional adalah wasit. Mereka satu-satunya yang 'pekerja lepas' (precarious), sungguh," sindir Spalletti tajam, Senin (9/2).

Ia menilai pelanggaran Gila terhadap Cabal adalah tindakan ceroboh (imprudent) yang seharusnya diganjar penalti jika mengacu pada standar aturan modern.

"Jika setiap step-on-foot (injak kaki) dinilai sebagai penalti, maka kejadian malam ini adalah penalti seumur hidup (tutta la vita) buat kami," tegasnya.

Baca Juga: Rekap Hasil Serie A: Juventus Nyaris Kalah dari Lazio, Inter Geprek Klub Jay Idzes 5-0

Pasang Badan untuk Locatelli

Selain sorotan pada wasit, Juventus juga dihukum oleh gol Pedro yang bermula dari kesalahan fatal Manuel Locatelli kehilangan bola.

Meski demikian, Spalletti pasang badan membela gelandangnya tersebut.

"Kesalahan bisa saja terjadi. Locatelli sejauh ini tampil brilian, satu bola yang hilang tidak berarti apa-apa," bela Spalletti.

Ia menegaskan filosofi permainannya yang menuntut pemain untuk tetap berani menguasai bola meski di bawah tekanan tinggi.

"Saya selalu meminta bola dimainkan, jangan pernah dibuang sembarangan. Bermainlah, bahkan di bawah tekanan, untuk menaikkan level kualitas," sebut Spalletti.

"Di situlah kita melihat apakah Anda pemain level top atau bukan," tambahnya.

Baca Juga: Rekap Hasil Serie A: Juventus Nyaris Kalah dari Lazio, Inter Geprek Klub Jay Idzes 5-0

Inter Melaju, Roma Mengancam

Hasil imbang ini membuat posisi Juventus kian sulit dalam perburuan Scudetto.

Inter Milan kini nyaman di puncak dengan keunggulan 12 poin.

Bahaya justru datang dari bawah.

AS Roma, yang akan bertanding melawan Cagliari di laga posticipo (penutup pekan), berpeluang menyamakan poin dan memanaskan persaingan perebutan posisi zona Liga Champions.

"Anak-anak saya telah memainkan pertandingan yang hebat. Kami akan terus melangkah dengan tenang dan memperbaiki diri," pungkas Spalletti menutup sesi wawancara. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#lazio #klasemen #Juventus #serie a #Spalletti #Hasil