Jawa Pos Radar Madiun - Tensi tinggi Derby d’Italia berlanjut hingga ke luar lapangan.
Direktur Sepak Bola Juventus, Giorgio Chiellini, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja wasit dan Video Assistant Referee (VAR) setelah timnya kalah tipis 2-3 dari Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (15/2) dini hari WIB.
Kekalahan pada pekan ke-25 Liga Italia ini terasa menyakitkan bagi kubu Bianconeri. Chiellini menilai ada keputusan perangkat pertandingan yang tidak masuk akal dan merugikan integritas laga sebesar ini.
"Sulit untuk membicarakan sepak bola setelah apa yang terjadi hari ini," ujar Chiellini dengan nada kecewa mengutip dari laman resmi klub.
Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu
Titik didih kemarahan mantan bek Timnas Italia tersebut bermula pada menit ke-42. Wasit Federico La Penna mengusir gelandang Juventus, Pierre Kalulu, setelah memberikan kartu kuning kedua.
Keputusan ini dinilai kontroversial karena sentuhan Kalulu kepada Alessandro Bastoni dianggap sangat minim.
Meski Kalulu sempat meminta peninjauan ulang, secara regulasi, VAR tidak memiliki wewenang untuk mengintervensi keputusan kartu kuning kedua. Hal inilah yang dinilai Chiellini sebagai cacat dalam struktur pertandingan.
"Sesuatu yang tidak dapat diterima telah terjadi lagi, dan Anda tidak bisa merusak pertandingan sepenting ini," ujarnya tegas.
Perlawanan Gigih 10 Pemain Bianconeri
Meski bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama, Juventus sempat menunjukkan mentalitas luar biasa.
Andrea Cambiaso, yang sebelumnya mencetak gol bunuh diri di menit ke-17, berhasil menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyeimbang di menit ke-26.
Drama berlanjut di babak kedua saat pemain pengganti Inter, Francesco Pio Esposito, membawa tuan rumah unggul 2-1 di menit ke-76.
Namun, Manuel Locatelli kembali menghidupkan harapan Juventus lewat golnya di menit ke-84.
Sayangnya, perjuangan heroik Juventus pupus di menit ke-90.
Tembakan keras kaki kiri Piotr Zielinski dari luar kotak penalti meluncur deras ke gawang Michele Di Gregorio, memastikan kemenangan 3-2 untuk Nerazzurri.
Desak Perubahan Total Liga Italia
Kekalahan ini membuat Juventus tertahan di peringkat lima klasemen sementara Serie A dengan 46 poin. Di sisi lain, Inter Milan semakin kokoh di puncak dengan raihan 61 poin.
Chiellini menuntut perbaikan segera pada sistem kompetisi di Italia. "Ini adalah pertunjukan yang kita sajikan untuk dunia, kita perlu mengubah sesuatu segera, tanpa membuang waktu," kata Chiellini.
Menurutnya, keputusan-keputusan yang merugikan seperti malam ini tidak boleh dianggap enteng karena merusak citra liga.
"Sejak awal tahun, kami telah mengatakan bahwa tidak ada struktur yang memadai untuk liga. Kita tidak bisa terus seperti ini," ujarnya menutup pernyataan. (*)
Editor : Mizan Ahsani