Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Alysa Liu Comeback Sensasional Sabet Emas Olimpiade 2026

AA Arsyadani • Jumat, 20 Februari 2026 | 16:00 WIB
Alysa Liu raih emas Olimpiade 2026 usai tampil memukau di free skate. Kalahkan Kaori Sakamoto dan ukir sejarah bagi Amerika Serikat.
Alysa Liu raih emas Olimpiade 2026 usai tampil memukau di free skate. Kalahkan Kaori Sakamoto dan ukir sejarah bagi Amerika Serikat.

Jawa Pos Radar Madiun - Superstar Amerika Serikat, Alysa Liu, resmi menambah koleksi gelarnya dengan meraih medali emas nomor tunggal putri di Olimpiade Musim Dingin 2026.

Gelar ini melengkapi statusnya sebagai juara dunia dan menegaskan comeback luar biasa sang skater berusia 20 tahun.

Datang ke sesi free skate di posisi ketiga usai melakukan beberapa kesalahan di short program, Liu justru tampil nyaris sempurna di momen penentuan.

Mengenakan gaun emas berkilau dan menari di atas es dengan iringan lagu Donna Summer, ia membukukan skor fantastis 150,20 pada free skate.

Total nilainya mencapai 226,79, cukup untuk menggeser rival beratnya dari Jepang, Kaori Sakamoto, yang harus puas dengan medali perak.

Liu sebelumnya juga mengalahkan Sakamoto dalam perebutan gelar juara dunia tahun lalu.

Emas Bersejarah untuk Amerika Serikat

Keberhasilan Liu mencatatkan sejarah besar bagi negaranya. Ia menjadi juara Olimpiade pertama AS di nomor tunggal putri sejak Sarah Hughes pada 2002, sekaligus medalis pertama sejak Sasha Cohen meraih perak pada 2006.

Penampilannya benar-benar tanpa cela. Jika di short program ia gagal memutar sempurna triple lutz, kali ini tak ada ruang untuk kesalahan. Sorakan penonton menggema ketika ia menuntaskan setiap elemen dengan presisi tinggi.

Kemenangan ini juga menjadi suntikan moral penting bagi kontingen AS setelah kegagalan Ilia Malinin di nomor tunggal putra.

Malinin bahkan terlihat berdiri memberikan standing ovation untuk Liu, skater bergaya edgy dengan halo hair ikonik dan piercing di bibirnya yang kini resmi masuk buku sejarah Olimpiade.

Yang membuat kisah ini makin dramatis: Liu sempat pensiun di usia 16 tahun setelah gagal meraih medali di Olimpiade Beijing 2022. Kini ia kembali dan langsung merebut emas.

Baca Juga: Bukber All You Can Eat Rp108 Ribu di XO Signature Madiun, Dimsum hingga Suki Sepuasnya + Free Takjil

Perpisahan Emosional Sakamoto

Sementara itu, Sakamoto harus mengakhiri karier gemilangnya tanpa emas Olimpiade. Skater 25 tahun tersebut pensiun dengan tiga gelar juara dunia dan medali perunggu Beijing 2022.

Tampil untuk terakhir kalinya dengan lagu Non, je ne regrette rien milik Edith Piaf, Sakamoto mencatat eksekusi positif di seluruh 12 elemennya.

Namun secara teknis ia tertinggal lima poin dari Liu karena tingkat kesulitan program sang juara dinilai lebih tinggi.

Sakamoto sempat menangis usai turun dari es, tetapi terlihat tersenyum bangga saat upacara medali.

Remaja Jepang dan Drama Para Rival

Medali perunggu diraih kompatriot Sakamoto yang baru berusia 17 tahun, Ami Nakai. Nakai sempat memimpin setelah short program dan membuka free skate dengan triple axel andalannya. Namun kesalahan pada triple lutz membuatnya turun ke posisi ketiga.

Skater Jepang lainnya, Mone Chiba, finis keempat.

Dari kubu AS, Amber Glenn hampir menciptakan comeback sensasional. Setelah terpuruk di posisi ke-13 akibat short program yang buruk, ia bangkit dengan free skate agresif, termasuk triple axel pembuka yang impresif, dan naik ke posisi kelima.

Sementara itu, juara Rusia Adeliia Petrosian harus mengubur mimpi medali setelah terjatuh saat mencoba quad toe loop. Skater 18 tahun yang dilatih Eteri Tutberidze itu akhirnya finis di posisi keenam.

Olimpiade 2026 menjadi panggung pembuktian bahwa Alysa Liu bukan sekadar talenta muda, melainkan ikon baru skating dunia. Dari pensiun dini hingga emas Olimpiade, kisahnya kini resmi menjadi legenda. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Alysa Liu #Kaori Sakamoto #Olimpiade Musim Dingin 2026