Jawa Pos Radar Madiun – Kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya mencatatkan debut resminya di kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie) bersama Ajax Amsterdam.
Tampil sebagai starter saat menjamu NEC Nijmegen di Stadion Johan Cruyff Arena, Minggu (22/2) dini hari WIB, Paes menunjukkan kualitasnya meski laga berakhir tanpa pemenang.
Penampilan Solid Maarten Paes di Bawah Mistar
Maarten Paes langsung mendapatkan kepercayaan dari pelatih Ajax untuk mengawal gawang sejak menit pertama.
Pada menit ke-24, Paes sempat dikejutkan oleh gol Sami Ouaissa, namun wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR menyatakan pemain Nijmegen berada dalam posisi offside.
Berdasarkan data statistik dari Fotmob, kiper berusia 27 tahun ini tampil sangat sibuk dengan melakukan tujuh kali penyelamatan krusial.
Selain ketangguhannya menghalau bola, Paes juga terlibat aktif dalam distribusi permainan dengan mencatatkan 27 umpan sukses dari 51 percobaan.
Baca Juga: Update Klasemen Liga Spanyol Terbaru: Tumbang dari Osasuna, Real Madrid Terancam Digusur Barcelona
Jalannya Pertandingan: Ajax vs NEC Nijmegen
Ajax Amsterdam sebenarnya sempat memimpin lebih dulu pada menit ke-39 lewat skema serangan apik yang dituntaskan oleh Mika Godts.
Keunggulan 1-0 tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Namun, memasuki babak kedua, NEC Nijmegen tampil lebih agresif guna mengejar ketertinggalan.
Tekanan bertubi-tubi tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-57. Darko Nejasmic sukses membobol gawang Maarten Paes untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor imbang ini bertahan hingga pertandingan usai.
Persaingan Ketat di Papan Atas Eredivisie
Hasil berbagi angka ini tidak banyak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Liga Belanda. Berikut adalah posisi mereka saat ini:
NEC Nijmegen: Peringkat 3 (43 poin).
Ajax Amsterdam: Peringkat 4 (43 poin).
Meskipun memiliki poin yang identik, Ajax harus puas berada di bawah Nijmegen karena kalah dalam selisih gol.
Bagi Maarten Paes, debut ini menjadi awal yang positif untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang klub raksasa Belanda tersebut. (naz)
Editor : Mizan Ahsani