JAKARTA - Persaingan individu di Liga 1 Super League 2025/2026 semakin sengit memasuki paruh kedua musim.
Perhatian publik kini tertuju pada dua kategori prestisius, yakni daftar pencetak gol terbanyak dan penyumbang assist terbanyak yang menjadi indikator performa pemain sepanjang kompetisi.
Sejauh ini, dominasi pemain Amerika Latin masih sangat terasa di papan atas statistik individu, baik dalam urusan mencetak gol maupun menciptakan peluang.
Maxwell Souza Masih Raja Top Skor
Striker Persija Jakarta, Maxwell Souza, masih berdiri sendirian di puncak daftar top skor dengan koleksi 13 gol hingga pekan terbaru.
Ketajamannya di depan gawang menjadi faktor penting menjaga Persija tetap kompetitif dalam persaingan papan atas.
Meski memimpin, posisi Maxwell belum sepenuhnya aman. Tiga pemain terus membayangi dengan selisih dua gol:
• Dalberto (Arema FC) – 11 gol
• David da Silva (Malut United) – 11 gol
• Alex Ferreira/Dewa United – 11 gol
Persaingan semakin rapat di bawahnya. Empat pemain lain mengoleksi 10 gol, yakni Ciro Alves (Malut United), Joel Vinicius (Arema FC), J. Enrique (Persik Kediri), dan Mariano Peralta (Borneo FC).
Mariano Peralta Jadi Raja Assist Liga
Jika Maxwell menjadi predator di lini depan, maka Mariano Peralta tampil sebagai kreator paling berpengaruh musim ini.
Gelandang serang Borneo FC tersebut memimpin daftar assist dengan sembilan umpan berbuah gol.
Kontribusi Peralta terbilang komplet karena ia juga mencetak 10 gol. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain dengan kontribusi langsung terhadap gol terbanyak di liga musim ini.
Di bawah Peralta, persaingan penyumbang assist terbaik dihuni sejumlah pemain kreatif:
• Allano (Persija Jakarta) – 7 assist
• Juan Felipe Villa (Borneo FC) – 7 assist
• Tyronne del Pino (Malut United) – 7 assist
Sementara beberapa pemain lain mengikuti dengan enam assist, termasuk Berguinho (Persib Bandung), T. Goppel, Victor Luiz (PSM Makassar), dan Ezra Walian (Persik Kediri).
Dominasi Pemain Kunci Tim Papan Atas
Data statistik menunjukkan klub papan atas seperti Persija Jakarta, Borneo FC, Arema FC, dan Malut United memiliki kontribusi besar dari pemain-pemain kunci mereka di sektor serangan.
Ketajaman Maxwell menjaga produktivitas Persija, sementara kreativitas Peralta menjadi motor permainan Borneo FC.
Kehadiran pemain yang mampu muncul di dua kategori sekaligus, seperti Peralta dan David da Silva, menunjukkan pentingnya peran pemain serba bisa dalam persaingan gelar musim ini.
Dengan kompetisi yang masih panjang, perebutan gelar top skor dan raja assist Liga 1 Super League 2025/2026 diprediksi terus berubah hingga pekan-pekan akhir musim.
Editor : Ockta Prana Lagawira