Jawa Pos Radar Madiun - Bintang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, menunjukkan sisi humanisnya dengan menginisiasi proyek pembangunan masjid dan lapangan olahraga di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan upaya membalas cinta yang ia terima selama membela skuat Garuda.
Bagi Ragnar, Indonesia kini telah menjadi rumah kedua yang memberinya banyak makna dalam perjalanan hidup dan kariernya.
"Indonesia telah memberiku begitu banyak cinta selama beberapa tahun terakhir, sekarang saatnya memberikan sesuatu kembali," tulisnya melalui unggahan di media sosial.
Baca Juga: Hasil Proliga 2026 Popsivo Polwan vs Medan Falcons Seri Bogor: JPP Susul GPP dan JPE ke Final Four
Bantu Penyintas Badai Seroja
Lokasi pembangunan dipilih di kawasan Kupang yang dihuni oleh keluarga berpenghasilan rendah serta para penyintas bencana badai Seroja.
Pemilihan lokasi ini didasari atas kondisi warga setempat yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh hanya untuk menjangkau masjid terdekat.
Proyek ini mencakup pembangunan masjid yang direncanakan berukuran 12 x 12 meter dengan kapasitas jamaah mencapai 200 hingga 250 orang.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Ada Derby London Arsenal vs Chelsea, MU-City Tantang Tim Papan Tengah
Juga ada lapangan multifungsi berukuran 20 x 14 meter yang terletak tepat di samping bangunan masjid.
Kolaborasi Global dan Target Donasi
Dalam merealisasikan niat mulia ini, Ragnar bekerja sama dengan lembaga amal internasional, Sadaqah Smile. Proyek ini menargetkan pengumpulan dana sebesar 50.000 Euro atau setara dengan kurang lebih Rp830 juta.
Hingga saat ini, kampanye donasi terus berjalan dan telah mulai mendapatkan respon positif dari publik.
Ragnar berharap kehadiran lapangan sepak bola tersebut dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak muda di NTT.
"Kami menciptakan ruang yang aman bagi generasi muda untuk berkumpul, tetap aktif, belajar disiplin, dan bermimpi tentang masa depan mereka," ungkapnya dalam video kampanye tersebut.
Melalui fasilitas olahraga yang terintegrasi dengan rumah ibadah, Ragnar ingin menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan spiritual sekaligus fisik masyarakat sekitar.
Ia pun mengajak publik untuk turut serta membantu mewujudkan mimpi warga Kupang tersebut. "Dengan izin Allah dan dukungan kalian, kami bisa mewujudkannya," tutup Ragnar penuh harap. (naz)
Editor : Mizan Ahsani