JAKARTA - Turnamen bulu tangkis paling bergengsi dunia, All England 2026, resmi dimulai Selasa (3/3/2026) di Utilita Arena, Birmingham.
Enam wakil Indonesia langsung turun pada hari pertama, namun tantangan berat sudah menanti sejak babak awal.
Mayoritas pemain Merah Putih harus menghadapi lawan berstatus unggulan atau pasangan elite dunia. Peta persaingan pun dipastikan panas sejak pertandingan pembuka.
Ganda Putra: Ujian Konsistensi dan Mental
Sektor ganda putra menjadi tumpuan utama Indonesia hari ini.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia)
Fajar/Fikri menghadapi pasangan Malaysia yang dikenal memiliki pertahanan rapat dan permainan reli panjang yang sabar.
Kecepatan dan kreativitas serangan menjadi kunci bagi wakil Indonesia untuk menekan sejak awal.
Peluang menang: 55% - 45%
Fajar/Fikri sedikit diunggulkan jika mampu meminimalkan unforced error.
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan (Taiwan)
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Adu drive dan perebutan area depan net akan sangat menentukan.
Peluang menang: 50% - 50%
Siapa yang lebih disiplin dalam transisi bertahan ke menyerang berpotensi keluar sebagai pemenang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju (Korea Selatan)
Pasangan muda Indonesia menghadapi ujian berat melawan ganda Korea yang terkenal ulet dan kuat dalam reli panjang.
Peluang menang: 45% - 55%
Raymond/Joaquin harus siap menghadapi tempo cepat sekaligus reli panjang.
Ganda Campuran & Putri: Tantang Dominasi China
Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja vs Feng Yan Zhe/Huang Dongping (China)
Ini menjadi ujian paling berat hari pertama. Pasangan China datang dengan status unggulan pertama dan pengalaman besar di level Super 1000.
Peluang menang: 30% - 70%
Status underdog bisa membuat Terry/Gloria bermain lebih lepas tanpa beban.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jia Yifan/Zhang Shu Xian (China)
Ganda putri Indonesia harus menghadapi unggulan ketiga yang memiliki permainan cepat dan agresif.
Peluang menang: 40% - 60%
Rachel/Febi wajib disiplin menjaga tempo dan tidak terpancing permainan cepat lawan.
Tunggal Putri: Harapan di Pundak Putri KW
Putri Kusuma Wardani vs Mia Blichfeldt (Denmark)
Laga ini menjadi salah satu peluang paling realistis bagi Indonesia untuk lolos ke babak kedua. Secara peringkat dan kualitas, keduanya cukup berimbang.
Jika Putri mampu meredam smes keras Mia dan sabar dalam reli panjang, tiket babak berikutnya sangat terbuka.
Peluang menang: 50% - 50%
Prediksi Radar Madiun
Melihat peta undian hari pertama, Indonesia diprediksi bisa meloloskan minimal dua hingga tiga wakil ke babak selanjutnya.
Tantangan berat memang langsung menghadang di Birmingham, tetapi peluang kejutan tetap terbuka, terutama dari sektor ganda putra dan tunggal putri.
All England 2026 baru dimulai, dan konsistensi menjadi kunci utama perjuangan Merah Putih di turnamen level Super 1000 ini. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira