Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Serangan Drone Iran Hentikan Turnamen Tenis ATP di UEA, Pemain Panik Tinggalkan Lapangan

Ockta Prana Lagawira • Rabu, 4 Maret 2026 | 09:28 WIB

Turnamen ATP Challenger di Fujairah dihentikan setelah serangan drone Iran memicu kebakaran terminal minyak dekat lapangan tenis.
Turnamen ATP Challenger di Fujairah dihentikan setelah serangan drone Iran memicu kebakaran terminal minyak dekat lapangan tenis.

DUBAI - Turnamen ATP Challenger Tour di Fujairah, Uni Emirat Arab, dihentikan secara mendadak setelah serangan pesawat tak berawak Iran memicu kebakaran di terminal minyak yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi pertandingan.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa pagi (3/3/2026) ketika dua pertandingan tengah berlangsung. Para pemain, wasit, dan ofisial langsung berlari meninggalkan lapangan demi keselamatan.

Pemain Panik Tinggalkan Lapangan

Dalam siaran langsung yang ditayangkan di situs resmi ATP, terlihat petenis Jepang Hayato Matsuoka dan pemain Rusia Daniil Ostapenkov bergegas meninggalkan lapangan pada awal set ketiga.

Wasit dan hakim garis juga ikut meninggalkan arena pertandingan setelah panitia turnamen berteriak memberikan instruksi evakuasi kepada seluruh pemain.

Turnamen tersebut berlangsung di kota Fujairah, sekitar 90 mil atau 145 kilometer di timur Dubai.

Terminal Minyak Terbakar

Menurut pernyataan resmi kantor media pemerintah Fujairah, kebakaran terjadi di Zona Industri Minyak Fujairah setelah puing drone jatuh di area tersebut.

“Pihak berwenang terkait menanggapi kebakaran yang terjadi di Zona Industri Minyak Fujairah, yang diakibatkan oleh puing-puing yang berjatuhan setelah sistem pertahanan udara berhasil mencegat sebuah drone,” demikian pernyataan pemerintah daerah yang dikutip BBC Sport.

Hingga kini tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut.

Serangan Iran Berlangsung Tiga Hari

Serangan drone dan rudal Iran dilaporkan telah berlangsung selama tiga hari terakhir ke arah wilayah Uni Emirat Arab.

Serangan tersebut disebut sebagai respons atas serangan sebelumnya yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Tim pertahanan setempat masih berupaya mengendalikan situasi kebakaran di area industri tersebut.

Pemain Mengaku Mendengar Jet Tempur

Petenis Ukraina Vladyslav Orlov mengatakan ia mendengar suara jet tempur berputar-putar di udara saat pertandingan berlangsung.

“Saat ini, tempat ini tidak terlalu aman,” ujarnya.

Ia juga menyebut asap tebal terlihat di sekitar area pertandingan.

Turnamen Dibatalkan, Puluhan Pemain Terjebak

ATP akhirnya memutuskan membatalkan sisa turnamen pekan ini serta turnamen Challenger lainnya yang dijadwalkan digelar di Fujairah pada minggu depan.

Dalam pernyataannya, ATP menegaskan keselamatan pemain menjadi prioritas utama.

“Keselamatan dan kesejahteraan para pemain dan personel turnamen adalah prioritas utama kami,” tulis ATP.
Sekitar 40 pemain, ofisial, tim, dan media dilaporkan masih berada di Dubai.

Wilayah Udara Ditutup, Pemain Sulit Keluar

Situasi keamanan juga membuat wilayah udara kawasan tersebut ditutup sementara.

Sejumlah pemain top seperti mantan petenis nomor satu dunia Daniil Medvedev dan pemain ganda Inggris Henry Patten tidak dapat meninggalkan wilayah tersebut setelah mengikuti Dubai Tennis Championships.

Sebagian pemain kini mempertimbangkan opsi perjalanan darat menuju Oman untuk menyewa jet pribadi.

Situasi ini juga berpotensi memengaruhi persiapan para pemain menuju Indian Wells Masters yang dijadwalkan mulai digelar di California pada Rabu (4/3/2026).

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Dubai tenis news #berita tenis dunia #konflik timur tengah 2026 #tenis ATP Fujairah #turnamen tenis dibatalkan #serangan drone Iran