Jawa Pos Radar Madiun - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak mempermasalahkan jika tim nasional Iran tetap bermain di FIFA World Cup 2026, meskipun konflik antara Amerika Serikat dan Iran tengah memanas.
Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran kini semakin meluas dan berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah, khususnya wilayah Teluk.
Namun, Trump mengaku tidak terlalu memikirkan kemungkinan Iran bertanding di turnamen sepak bola terbesar dunia yang akan digelar di Amerika Serikat tersebut.
“Saya benar-benar tidak peduli (jika Iran berpartisipasi di Piala Dunia 2026). Saya pikir Iran adalah negara yang kalah telak (dalam konflik). Mereka sudah kehabisan tenaga,” kata Trump.
Jadwal Iran di Piala Dunia 2026
Iran yang tergabung di Grup G pada Piala Dunia 2026 dijadwalkan menjalani tiga pertandingan di Amerika Serikat.
Dua pertandingan pertama akan berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles. Iran akan menghadapi Selandia Baru pada 16 Juni dan Belgia pada 22 Juni.
Sementara pertandingan terakhir dijadwalkan digelar di Lumen Field, Seattle, saat Iran menghadapi Mesir pada 27 Juni.
Belum Ada Sikap Resmi dari Iran dan FIFA
Hingga kini, federasi sepak bola Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai dampak konflik yang sedang berlangsung terhadap partisipasi tim nasional mereka di Piala Dunia 2026.
Hal serupa juga terjadi pada FIFA, yang belum memberikan tanggapan resmi terkait kemungkinan dampak eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran terhadap jalannya turnamen tersebut.
Jika ketegangan geopolitik terus meningkat, sejumlah pihak menilai situasi ini berpotensi memengaruhi berbagai aspek penyelenggaraan Piala Dunia 2026, termasuk keamanan dan mobilitas tim peserta. (fin)
Editor : AA Arsyadani