Jawa Pos Radar Madiun - Nasib tragis dialami Daejeon Red Sparks di Liga Voli Korea (V-League) musim 2025/2026.
Setahun pasca ditinggal bintang asal Indonesia, Megawati Hangestri, klub asuhan Ko Hee-jin ini seolah kehilangan taring dan kini terjerembap di dasar klasemen.
Perpisahan emosional Megawati di Bandara Incheon pada April 2025 lalu rupanya menjadi awal mimpi buruk bagi Red Sparks.
Musim ini, mereka mencatat rekor sangat buruk dengan hanya mampu mengemas 8 kemenangan dan menelan 26 kekalahan dari 34 laga.
Bahkan, tim yang musim lalu sukses menembus final dan meraih runner up ini sempat terpuruk dalam 11 kekalahan beruntun.
Red Sparks Kalah Telak dari IBK Altos
Terbaru, Red Sparks kembali dipermalukan IBK Industrial Bank of Korea (IBK Altos) di kandang sendiri, Daejeon Chungmu Gymnasium, Jumat (6/3) pekan lalu.
Mereka takluk tiga set langsung 0-3 (10-25, 18-25, 24-26).
Performa lini serang Red Sparks sangat memprihatinkan dengan tingkat keberhasilan serangan hanya 24 persen, berbanding jauh dengan IBK yang mencapai 40 persen.
Harapan untuk bangkit sempat muncul di set ketiga saat Red Sparks memimpin 24-20.
Namun, keunggulan itu sirna seketika setelah mereka kecolongan empat poin beruntun hingga terjadi deuce.
Blok dari Choi Jeong Min akhirnya memastikan kekalahan menyakitkan bagi tuan rumah.
Pelatih Red Sparks Kecewa Berat
Pelatih Red Sparks Ko Hee Jin, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Ia menyebut anak asuhnya kehilangan fokus dan stamina di lapangan.
Baca Juga: Fokus Final Four Proliga 2026, Megawati Hangestri Abaikan Rumor Reuni dengan Kapten Red Sparks
Elisa Zanette, yang diharapkan menjadi tumpuan, hanya mampu menyumbang 7 poin dengan akurasi serangan sangat rendah, yakni 18 persen.
Poin tertinggi tim justru diraih Park Yeo Reum dengan torehan 10 angka.
"Konsentrasi dan kondisi pemain menurun drastis. Sulit untuk membangkitkan fokus mereka di lapangan. Ini musim yang sangat berat bagi kami," keluh Ko Hee Jin, mengutip MHN Sports.
Kondisi ini sangat kontras dengan musim lalu saat Red Sparks mampu memberikan perlawanan sengit kepada Pink Spiders di partai puncak.
Kini, tanpa Megatron, Red Sparks harus puas menjadi juru kunci dengan koleksi 26 poin saja. (naz)
Editor : Mizan Ahsani