Jawa Pos Radar Madiun - Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, sukses mengamankan tiket babak kedua Swiss Open 2026.
Berlaga di St Jakobshalle, Basel, Rabu (11/3) pagi WIB, pasangan unggulan ketiga ini menang meyakinkan atas wakil Taiwan, Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi, dengan skor 21-16, 21-14.
Kemenangan ini menjadi sangat krusial mengingat Leo/Bagas kini menjadi satu-satunya asa tim Merah Putih di sektor ganda putra.
Hal ini terjadi setelah dua wakil Indonesia lainnya, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat dan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus kandas lebih awal di babak pertama.
Kunci Kemenangan: Redam Postur Lawan
Bagas Maulana mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan mereka hari ini adalah strategi membatasi pergerakan lawan.
Ia sadar betul bahwa pasangan Taiwan tersebut memiliki postur tubuh yang tinggi dan tenaga yang besar.
"Permainan hari ini kami lebih membatasi bola atas mereka karena dengan postur yang tinggi besar mereka punya kekuatan yang kencang, kami antisipasi dari sana," ujar Bagas.
Misi Bangkit Pasca All England
Kegagalan di turnamen sebelumnya, All England, menjadi pelecut semangat bagi pasangan ini.
Leo Rolly Carnando menegaskan bahwa mereka telah melakukan banyak evaluasi dan berjanji untuk tampil jauh lebih fokus di Swiss Open 2026.
"Di sini mencoba untuk bangkit lagi dan mencoba untuk lebih fokus saja," tegas Leo.
Meski menyandang status sebagai satu-satunya wakil ganda putra yang tersisa, Bagas mengaku tidak terbebani.
Ia justru ingin menikmati setiap pertandingan agar bisa melangkah sejauh mungkin di turnamen level Super 300 ini.
"Kami mau lebih enjoy, lebih tenang walau sekarang kami tinggal sendiri sebagai wakil ganda putra. Kami ingin terus melaju sejauh mungkin," pungkas Bagas. (naz)
Editor : Mizan Ahsani