Jawa Pos Radar Madiun - Legenda Juventus, David Trezeguet, mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa Dusan Vlahovic.
Penampilan Vlahovic dinilai belum memenuhi ekspektasi sebagai penyerang utama Bianconeri.
Dalam wawancara terbaru dengan La Gazzetta dello Sport, mantan striker Juventus tersebut menyebut dirinya masih belum yakin apakah Vlahovic benar-benar layak dianggap sebagai pemain Juventus.
“Vlahovic? Saya masih belum tahu apakah dia benar-benar pemain Juve,” ujar Trezeguet.
Trezeguet Bandingkan dengan Lewandowski
Trezeguet bahkan menyebut bahwa jika memiliki kesempatan, ia lebih memilih merekrut Robert Lewandowski secara gratis dibanding mempertahankan Vlahovic.
Menurutnya, striker asal Polandia tersebut masih berada di level yang berbeda, bahkan di usia yang sudah tidak muda lagi.
“Saya akan merekrut Lewandowski dengan status bebas transfer. Dia masih berada di kategori striker sejati, bersama pemain seperti Haaland,” kata Trezeguet yang menceploskan 171 gol selama berseragam Bianconeri.
Ia menilai Lewandowski tetap berbahaya di depan gawang meski tidak lagi berada pada puncak fisiknya.
Ekspektasi Besar terhadap Vlahovic
Trezeguet mengaku sempat sangat optimistis ketika Vlahovic pertama kali didatangkan Juventus dari ACF Fiorentina.
Saat itu, striker asal Serbia tersebut tampil tajam di Serie A dengan kemampuan fisik kuat, kecepatan, serta teknik yang baik.
Namun menurut Trezeguet, Vlahovic belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan setelah beberapa musim bermain di Turin.
“Dia sudah memasuki musim kelimanya di Turin, tetapi kita masih belum yakin apakah dia benar-benar pemain Juve,” ucapnya.
Jika orang masih menyebutnya sebagai pemain yang menjanjikan, berarti ada yang salah,” tegasnya.
Kritik untuk David dan Openda
Selain Vlahovic, Trezeguet juga menyinggung dua penyerang lain di skuad Juventus, yakni Jonathan David dan Loïs Openda.
Ia menilai David masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kerasnya kompetisi Serie A setelah sebelumnya bermain di Lille.
Sementara itu, Openda dianggap memiliki kecepatan dan potensi, tetapi belum menunjukkan performa yang konsisten di level tertinggi.
Pujian untuk Kenan Yildiz
Di tengah kritik terhadap lini depan Juventus, Trezeguet justru memberikan pujian kepada Kenan Yıldız.
Ia menilai pemain muda tersebut memiliki kemampuan menciptakan peluang dari situasi sulit dan menjadi salah satu pemain paling menarik di skuad Juventus saat ini.
Menurutnya, Yildiz sebaiknya dimainkan sebagai nomor 10 yang bergerak dari sisi kiri, bukan sebagai false nine.
“Saya menonton Juventus untuk melihat mereka menang dan juga untuk melihat Yildiz. Dia pemain yang istimewa,” ujar Trezeguet.
(cor)
Editor : Andi Chorniawan