KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun tidak memiliki banyak waktu lagi untuk menyiapkan diri menghadapi Porprov Jatim 2023. Minggu (23/7) lalu seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) dipanggil. Mereka diminta untuk mengisi formulir pendaftaran atlet, ofisial dan pelatih yang akan dikirim ke ajang multievent tingkat provinsi tersebut.
Kabid Hubungan Dalam dan Luar KONI Kota Madiun Dasril Chaniago menuturkan, saat ini menjadi kesempatan bagus bagi kontingen Kota Madiun untuk survive. Karena atlet yang diturunkan telah memiliki pengalaman matang. ‘’Kami sudah mempersiapkan dan mengesekusi jumlah atlet yang rencananya akan diberangkatkan,’’ katanya kemarin (25/7).
Dia pun berharap cabor yang turun bertanding bisa memenuhi target masuk ranking 15 besar. Meski waktu yang dimiliki terbatas, pihaknya bakal menggeber persiapan Porprov. Malahan, beberapa cabor sudah melakukan training center (TC) untuk meningkatkan kemampuan para atletnya. ‘’Mereka sudah latihan terus. Khususnya, cabor-cabor yang perorangan,’’ ungkapnya.
Sesuai rencana ada sekitar 170-an atlet, ofisial dan pelatih yang akan diikutsertakan dalam porprov. Mereka berasal dari 27 cabor. Di antaranya, atletik, tinju, bola basket, dan panahan. Meski demikian, Dasril mengungkapkan tidak semua cabor langsung bablas masuk babak utama. ‘’Ada dua cabor yang harus melalui pra-kualifikasi. Basket dan futsal. Dimungkinkan, pelaksanaannya mulai Agustus,’’ ujarnya.
Dengan persiapan yang baik, Dasril berharap cabor bisa mencapai target yang diinginkan pada porprov kali ini. Tahun lalu, kontingen Kota Madiun berada di peringkat 28 dengan koleksi tiga medali emas, 17 perak dan 12 perunggu. ‘’Kami berharap bisa mendapatkan dukungan penuh dari pemkot,’’ harap Dasril. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani