KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Patung Liberty berdiri gagah di Pahlawan Street Center atau PSC, Kota Madiun.
Replika patung ini baru saja diresmikan Wali Kota Madiun Maidi. Keberadaannya melengkapi sejumlah landmark atau ikon dunia yang telah ada di kawasan wisata PSC.
Replika ini memiliki tinggi 16,75 meter, atau setara sekitar 15 persen dari ketinggian Patung Liberty yang asli di New York, Amerika Serikat (AS).
Pemkot Madiun mengklaim tingkat kemiripan replika ini 90 persen.
Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Sulistya Pambudi mengatakan, seniman ukir Ponorogo didatangkan untuk mengerjakan wajah Liberty.
"Karena bagian ini cukup rumit. Objeknya manusia jadi harus sama persis. Insya Allah hasilnya maksimal,’’ katanya, kepada Radar Madiun, 9 November lalu.
Dikutip dari situs resmi Kemenhan RI, Patung Liberty di AS memiliki tinggi sekitar 46 meter. Namun jika dihitung bersama fondasinya, maka ketinggian totalnya mencapai 93 meter.
Nama asli patung ini dalam bahasa Prancis adalah La Liberté Éclairant le Monde, atau dalam bahasa Inggris Liberty Enlightening the World (Libertas/Dewi Perdamaian Menyinari Dunia).
Patung sosok perempuan mengangkat obor itu dipersembahkan masyarakat Prancis kepada AS sebagai hadiah ulang tahun kemerdekaan ke-100.
Patung Liberty di AS didesain oleh pemahat Prancis Frédéric-Auguste Bartholdi.
Sedangkan pembuatannya dilakukan oleh insinyur asal negara yang sama, Gustave Alexandre Eiffel, yang juga perancang Menara Eiffel di Paris.
Patung Liberty selesai dibuat pada Juli 1884 dan kali pertama dipamerkan di Paris.
Kemudian, dibongkar dan dikirim ke New York. Saat dikirim ke AS, material patung dikemas dalam 200 muatan besar.
Lalu, setelah sampai di AS disusun kembali.
Peresmian patung dilakukan oleh presiden AS kala itu, Grover Cleveland, pada 28 Oktober 1886 atau 10 tahun setelah HUT ke-100 kemerdekaan Amerika. (ggi/her/isd/naz)
Editor : Mizan Ahsani