PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Tak akan ada habisnya berbicara beragam destinasi wisata di Kabupaten Pacitan.
Salah satunya Pantai Ngiroboyo di di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, yang “bersebelahan” dengan Pantai Klayar.
Dengan konsep one stop tourism wisatawan dapat menikmati dua destinasi sekaligus. Yakni pantai dan susur sungai.
Dibutuhkan kesabaran untuk menuju objek wisata berpanorama indah ini.
Meski cukup memadai untuk dilintasi kendaraan kecil dan sedang, si sebagian ruas lapisan aspal jalan mengelupas.
‘’Untuk kendaraan besar kami sediakan tempat parkir di Kaliaren. Selanjutnya untuk menuju Ngiroboyo kami siapkan angkutan shuttle,’’ kata Wildan Nur Swi Harmoko, pengelola Desa Wisata Sendang (Dewi Sendang) yang menaungi Pantai Ngiroboyo, Jumat (18/10).
Jika mengunakan sepeda motor untuk menuju pantai yang juga muara Sungai Maron tersebut, waktu tempuh dari Pacitan kota sekitar satu jam perjalan.
Di pintu masuk pemandangan cantik Samudera Indonesia terlihat jelas.
Sebuah pelataran berlapis paving disiapkan untuk mobil pengunjung. Sementara untuk parkir sepeda motor di sisi kiri.
Empasan angin laut berpadu lindungan pohon cemara udang di sepanjang hamparan pasir membuat kerasan berlama-lama di tempat itu.
Deretan tanaman keras tersebut juga memiliki fungsi mitigasi bencana. Yaitu sebagai greenbelt penahan jika terjadi tsunami.
Untuk kuliner, pengelola menyiapkan lapak khusus bagi pedagang makanan dan minuman.
Puluhan kios berjajar mulai seberang area parkir sisi barang hingga ujung timur dekat pendaratan perahu di muara sungai. Beragam menu dengan harga bersahabat ada.
‘’Seneng banget di sini. Nggak terlalu ramai, jadi bisa dapat ketenangan,’’ tutur Nanda, wisatawan asal Boyolali, Jawa Tengah
Dedy, wisatawan lainnya, memilih duduk santai di ayunan bersama sang istri. Keduanya ngobrol sembari menikmati kelapa muda. Pasutri sesekali mengawasi putranya yang bermain air di pinggir muara.
Dedy mengakui secara umum fasilitas cukup baik.
Pekerjaan rumah yang masih tersisa hanyalah akses jalan.
‘’Sebenarnya worth it. Kesabaran saat mau masuk ke kawasan terbayar lunas begitu menikmati indahnya Pantai Ngiroboyo. Jika akses masuk diperbaiki tentu wisatawan lebih nyaman lagi,’’ harapnya.
Wisatawan hanya butuh merogoh kocek Rp 10 ribu per orang. Malah untuk anak-anak usia 6 tahun ke bawah gratis.
Selain menikmati pantai, pengunjung dapat menikmati sensasi susur Sungai Maron.
Sungai yang acap disebut-sebut sebagai Amazon-nya Indonesia. Pengelola menyiapkan perahu mesin berkapasitas empat orang dengan jarak tempuh empat kilometer pergi-pulang dengan tarif Rp 100 ribu per pertahu. (hyo/sat)
Editor : Mizan Ahsani