Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ide Mengisi Liburan Akhir Tahun di Madiun: Rafting Seru di Sungai Kresek, Pacu Adrenalin Sejauh 2 Kilometer

Dian Rahayu • Minggu, 29 Desember 2024 | 16:00 WIB
ASYIK: Wisatawan manfaatkan libur Nataru 2025 dengan menikmati wahana rafting di Sungai Catur, Desa Kresek, Kecamatan Wungu.
ASYIK: Wisatawan manfaatkan libur Nataru 2025 dengan menikmati wahana rafting di Sungai Catur, Desa Kresek, Kecamatan Wungu.

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menikmati rafting atau arum jeram bisa jadi alternatif untuk menghabiskan liburan natal dan tahun baru (nataru) ini.

Seperti terlihat di wisata Sungai Catur, tepatnya di Desa Kresek, Kecamatan Wungu. Sejumlah wisatawan asyik menjajal rafting dengan keluarganya.

“Saya rombongan ada 26 anak dari Surabaya, sengaja mengisi liburan menikmati destinasi wisata di sekitar Monumen Kresek ini,” ungkap salah seorang pengunjung, Hadi Prayitno.

Menurut Hadi, wahana wisata air ini cukup menarik. Sebab mampu memacu adrenalin dan menimbulkan keseruan bersama.

Selain itu, dia juga bisa mengajak anak-anak belajar tentang sejarah dan menumbuhkan rasa kepahlawanan.

Yakni dengan mengunjungi Monumen Kresek. Tidak hanya itu, rombongan tersebut juga bisa berwisata kuliner ditemani pemandangan alam yang menyegarkan.

“Suasananya enak, sejuk, lengkap ada wisata sejarah yang edukatif, lalu wahana air yang menyenangkan dan banyak fasilitas rumah makan dengan pemandangan alam, sangat cocok untuk berlibur bersama anak-anak,” tandasnya.

Pengelola wisata rafting Andik Ahmad mengatakan wahan tersebut bermula dari pihaknya mencoba memanfaatkan potensi sungai yang ada di lereng Gunung Wilis.

Setelah melakukan uji coba ternyata aliran Sungai Catur bisa digunakan untuk rafting yang aman, baik kalangan dewasa maupun anak-anak.

“Di sini kami menyediakan tiga perahu yang dapat diisi enam sampai tujuh penumpang beserta guide-nya. Karena medannya tidak ekstrem dan aman jadi cocok untuk rombongan keluarga maupun anak-anak,” terangnya.

“Untuk track rafting di sungai ini sepanjang dua kilometer atau sekali jalan membutuhkan waktu 30 sampai 45 menit,” imbuh Andik.

Pada momen nataru ini, permintaan rafting di Kresek cukup meningkat dibanding hari normal.

Terlebih pada libur tahun baru ini pengelola desa wisata setempat juga menawarkan liburan paket yang terdiri dari berbagai tempat wisata di Kresek.

Seperti rumah makan tradisional, Monumen Kresek, Wana Wisata Grape dan lain sebagainya.

“Kami buka setiap hari di momen liburan ini, dan jika arus sungai masih memungkinkan akan diperpanjang setelah 2 Januari mendatang,” jelasnya. “Untuk wisatawan ini ada yang dari luar kota maupun dalam kota,” pungkas Andik. (ryu/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#wisata #rafting #liburan #madiun