Jawa Pos Radar Madiun – Perjalanan dari Surabaya ke Lombok kini bisa dinikmati dengan lebih nyaman berkat kehadiran sleeper bus.
Dengan fasilitas reclining seat dan kabin mirip first class pesawat, sleeper bus jadi solusi ideal untuk perjalanan darat panjang yang bisa mencapai 14–20 jam.
Selain lebih hemat dibanding pesawat dan kapal laut, sleeper bus juga menawarkan pengalaman perjalanan yang santai, tenang, dan bisa istirahat penuh sepanjang jalan.
3 Rekomendasi Sleeper Bus Surabaya–Lombok
1. Mutiara Express
Menggunakan bodi New Legacy SR3 Panorama Suites Class, sleeper bus Mutiara Express mampu membawa 22 penumpang dengan kenyamanan maksimal.
• Harga tiket: Mulai Rp600.000
• Jadwal: 08.30 & 21.00 WIB
• Fasilitas:
Selimut, lampu baca, USB port, AVOD, toilet, makan, ruang merokok, dan layanan air mineral
2. PO Tiara Mas
PO legendaris asal NTB ini sudah melayani rute timur Indonesia sejak 1994. Armada premium berbasis Mercedes-Benz dilengkapi layanan khas bintang lima.
• Fasilitas:
AC, legrest, central TV, bantal, selimut, toilet, smoking area, makan, bagasi luas, USB port
3. KYM Trans
Berbasis di Sidoarjo, KYM Trans dikenal di kalangan wisatawan untuk layanan pariwisata dan sleeper bus antar pulau. Dengan kru profesional, KYM mengedepankan kenyamanan dan keamanan.
• Fasilitas:
AC, reclining seat, USB port, bantal, selimut, AVOD, karaoke, TV box, toilet, makan, ruang merokok, bagasi luas
Rekomendasi Wisata Wajib Saat Tiba di Lombok
1. Pantai Kuta Mandalika
Berada di Lombok Tengah, pantai ini cocok untuk berselancar, snorkeling, hingga menikmati senja. Ombaknya cocok untuk pemula, fasilitasnya lengkap, dan kulinernya menggoda.
2. Pantai Tangsi (Pantai Pink)
Terkenal karena pasirnya yang berwarna merah muda, pantai ini ideal dikunjungi pukul 08.00–16.00. Aman untuk anak-anak dan cocok untuk liburan keluarga.
3. Gunung Rinjani
Gunung tertinggi ketiga di Indonesia ini jadi favorit para pendaki. Namun, Danau Segara Anak dan kolam air panasnya juga bisa dinikmati tanpa harus mendaki ke puncak.
Cocok untuk camping, tracking ringan, dan eksplorasi alam. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira