Jawa Pos Radar Madiun - Liburan ke luar negeri tidak harus mahal atau naik pesawat.
Bahkan dengan budget tiket di bawah Rp 500 ribu sekalipun, Anda sudah bisa pergi berwisata ke luar negeri. Caranya dengan naik bus DAMRI.
Mereka menyediakan rute internasional ke Malaysia, menghubungkan Pontianak dan Kuching, kota wisata yang sarat peninggalan sejarah dan budaya di negara bagian Sarawak.
Data terbaru menunjukkan bahwa rute ini menjadi primadona Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN), dengan volume pelanggan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Bahkan, pada periode liburan seperti Isra Miraj dan Imlek 2025, jumlah penumpang meningkat hingga 90 persen.
63 Ribu Lebih Pelanggan Nikmati Layanan Pontianak–Kuching
Selama tahun 2024 hingga kuartal I 2025, sebanyak 63.253 pelanggan telah menggunakan rute Pontianak–Kuching.
Puncak lonjakan tercatat pada 25–29 Januari 2025, mencapai 3.269 penumpang hanya dalam lima hari.
Dengan jadwal keberangkatan setiap hari pukul 07.00 dan 23.00 WIB dari Pontianak, serta pukul 11.00 dan 16.00 GMT dari Kuching, DAMRI memberikan fleksibilitas waktu.
Ini sangat cocok untuk para pelancong maupun pebisnis.
Harga Tiket Terjangkau
Tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati perjalanan lintas negara. DAMRI menawarkan dua pilihan kelas:
Eksekutif: mulai dari Rp 275.000
Royal: mulai dari Rp 350.000
Keduanya dapat dipesan langsung melalui DAMRI Apps maupun secara on the spot di Terminal ALBN Sei Ambawang dan Kuching Sentral Terminal.
Sistem pembayaran bisa menggunakan cashless via QRIS, e-money, kartu debit, atau kredit.
Menurut Head of Corporate Communication DAMRI, Atikah Abdullah, rute Pontianak–Kuching bukan sekadar layanan transportasi.
Lebih dari itu, rute ini juga penghubung strategis yang mendukung pariwisata, perdagangan, hingga pertukaran budaya antara Indonesia dan Malaysia.
"Rute ini bukan hanya jembatan dua kota, tapi juga jembatan persahabatan dan pertumbuhan ekonomi kawasan," tegas Atikah.
DAMRI juga siap menambah armada saat permintaan melonjak serta terus berkomitmen menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Tak hanya Pontianak–Kuching, DAMRI juga mengoperasikan rute ke Pontianak–Brunei Darussalam, serta Kupang–Dili (Timor Leste).
Total 97.246 penumpang telah menggunakan rute ALBN DAMRI hingga awal 2025, dengan tren peningkatan yang terus positif.
Seputar Kuching, Salah Satu Destinasi Wisata Sejarah di Malaysia
Sebagai ibu kota Sarawak, Malaysia, Kuching memiliki banyak bangunan bersejarah, seperti Masjid Kuching, bangunan kolonial, dan berbagai museum.
Kota ini juga dikenal sebagai "Kota Kucing" karena adanya Museum Kucing, museum pertama di dunia yang didedikasikan untuk kucing.
Kuching memiliki sejarah yang kaya dan unik, dengan pengaruh dari budaya Melayu, Tiongkok, India, dan Eropa.
Kota ini dulunya adalah pusat perdagangan yang penting, dan perkembangan kota ini dipengaruhi oleh perdagangan, migrasi, dan sejarah berlapis selama berabad-abad.
Wisatawan yang mengunjungi Kuching bisa menikmati berbagai situs bersejarah, seperti Jalan Carpenter, Museum Sarawak, dan Kuil Tua Pek Kong.
Selain itu, Kuching juga menawarkan berbagai macam tempat wisata alam, seperti hutan hujan dan sungai yang indah.
Tertarik naik DAMRI untuk mengeksplor Kuching? (naz)
Editor : Mizan Ahsani