Jawa Pos Radar Madiun - Kereta Api (KA) Bangunkarta menjadi salah satu moda transportasi favorit yang melayani rute Surabaya–Jakarta dan sebaliknya.
Pada Selasa (4/11) siang, KA Bangunkarta terlibat kecelakaan maut dengan Toyota Calya dan tiga motor di Sleman, Yogyakarta.
Korban tewas berjumlah tiga orang.
Meski terlibat insiden, kereta ini cukup diminati dan mencatatkan tingkat okupansi tinggi sepanjang tahun.
Nama Bangunkarta diambil dari singkatan tiga kota penting dalam rutenya: Jombang, Madiun, dan Jakarta.
Total jarak yang ditempuh sekitar 783 kilometer dengan waktu perjalanan rata-rata 12,5 jam.
Singgah di Banyak Stasiun Besar
Sepanjang perjalanan, KA Bangunkarta berhenti di 12 hingga 14 stasiun.
Di antaranya Mojokerto, Jombang, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Solo Jebres, Semarang Tawang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Cirebon, hingga Jatinegara.
Meski menempuh perjalanan panjang, kenyamanan penumpang menjadi prioritas.
Fasilitas di setiap gerbong sudah full-AC, dilengkapi TV LCD, toilet bersih, serta kursi ergonomis dengan meja lipat dan pijakan kaki.
Harga Tiket dan Jadwal Keberangkatan
Harga tiket KA Bangunkarta 2025 bervariasi tergantung kelas dan jarak tempuh.
Untuk rute penuh Surabaya–Jakarta, tarif berkisar Rp 375 ribu hingga Rp 470 ribu.
Sementara untuk perjalanan pendek seperti Surabaya–Madiun, tarif berada di kisaran Rp 285 ribu–Rp 355 ribu.
Kereta ini berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 16.00 WIB dan tiba di Jakarta Gambir pukul 04.51 WIB.
Sebaliknya, dari Jakarta Gambir, keberangkatan dijadwalkan pukul 15.00 WIB dan tiba di Surabaya Gubeng sekitar pukul 03.30 WIB.
Fasilitas dan Kenyamanan Maksimal
Dalam satu gerbong terdapat 50 kursi berkonfigurasi 2–2, lengkap dengan stopkontak pribadi.
Setiap harinya, KA Bangunkarta mampu mengangkut hingga 700 penumpang, menjadikannya salah satu armada utama PT KAI untuk perjalanan jarak jauh Jawa.
Dengan jadwal yang fleksibel, fasilitas modern, dan rute strategis, KA Bangunkarta tetap menjadi pilihan andalan bagi pelancong maupun pebisnis yang mengutamakan kenyamanan perjalanan antarkota. (dce/naz)
Editor : Mizan Ahsani