Jawa Pos Radar Madiun - Jika kamu ingin merasakan sensasi berjalan di dunia fantasi tanpa meninggalkan Banyuwangi, De Djawatan Benculuk adalah tempat yang wajib kamu kunjungi.
Hutan ini sering disebut sebagai “Fangorn Forest-nya Indonesia” karena pepohonan trembesi raksasa yang menjulang tinggi menciptakan suasana magis layaknya film The Lord of The Rings.
Begitu melangkah masuk, kamu akan langsung diselimuti suasana mistis yang menenangkan, seolah waktu berhenti dan alam mengambil alih segalanya.
Udara segar, aroma tanah basah, serta cahaya matahari yang menembus sela dedaunan tebal menciptakan atmosfer yang memesona.
Hutan Trembesi Tua Berusia Lebih dari 100 Tahun
De Djawatan memiliki luas sekitar 3,8 hektare dan ditumbuhi lebih dari 800 pohon trembesi berukuran raksasa. Rata-rata usia pohon-pohon ini mencapai 100 hingga 150 tahun, peninggalan dari masa kolonial Belanda.
Dulu, kawasan ini dikenal sebagai Jawatan Benculuk, tempat penimbunan kayu (TPK) milik Perhutani Banyuwangi Selatan.
Kini, lokasi ini dikelola sebagai kawasan wisata dengan konsep heritage forest yang mempertahankan keasrian alamnya.
Nama “De Djawatan” sendiri menggunakan ejaan lama, menciptakan kesan klasik dan nostalgia masa lalu.
Suasana Mistis yang Menawan
Bagi sebagian orang, kesan “angker” dari De Djawatan justru menjadi daya tarik tersendiri.
Pohon-pohon trembesi yang rimbun ditumbuhi benalu dan pakis, membentuk siluet unik seperti raksasa hijau berbulu.
Saat senja tiba, cahaya matahari yang menembus kabut menambah nuansa misterius seolah kamu tengah berada di hutan dalam film fantasi.
Selain itu, kelelawar yang bersarang di pepohonan menambah atmosfer alami dengan suara khas dan aroma guano yang khas di udara.
Tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi pecinta alam dan fotografi. (cor)
Editor : Andi Chorniawan