Jawa Pos Radar Madiun - Di balik pesona Candi Borobudur dan destinasi wisata populer lainnya, Kabupaten Magelang menyimpan banyak wisata tersembunyi (hidden gems) yang indah dan menenangkan.
Dari desa pegunungan, kuil kuno, hingga air terjun yang masih alami berikut rangkuman wisata unik yang patut masuk daftar perjalanan kamu:
1. Nepal van Java (Dusun Butuh, Kaliangkrik)
Salah satu destinasi yang paling viral namun tetap punya nuansa tenang adalah Nepal van Java, terletak di Dusun Butuh, Kecamatan Kaliangkrik.
Pepohonan hijau, sawah terasering, dan rumah-rumah warna-warni menciptakan ilusi seperti desa pegunungan di Himalaya.
Ada banyak viewpoint yang tersebar, ideal untuk berburu foto.
Di sana juga ada kafe atap seperti Nestra Café yang cocok untuk menikmati udara sejuk sambil menyeruput minuman tradisional.
Akses ke desa ini relatif menantang, jadi pengunjung bisa naik ojol lokal untuk menjelajahi berbagai sudut desa.
2. Air Terjun Kedung Kayang
Masuk ke dalam hutan yang rindang di kaki Gunung Merapi/Merbabu, Kedung Kayang menawarkan air terjun yang belum terlalu ramai turis.
Ada dek pandang kayu yang memungkinkan pengunjung melihat pemandangan air terjun dengan latar Gunung Merapi paduan alam yang sangat fotogenik.
Untuk ke bagian kolam bawah, pengunjung bisa menuruni tangga. Airnya segar dan cocok untuk sekadar mencelup kaki.
3. Sendang Maren
Situs ini masuk dalam daftar wisata alam tersembunyi di Magelang menurut Tiket.com.
Sendang Maren adalah mata air alami di tengah hutan Sawangan, menawarkan air yang jernih dan suasana sangat tenang.
Karena lokasinya agak terpencil dan tidak sepopuler destinasi wisata lainnya, tempat ini memberikan nuansa “pelarian alam” yang damai.
Tiket masuk ke sini gratis, menurut sumber wisatawan.
4. Candi Umbul
Salah satu spot bersejarah namun kurang terekspos wisatawan besar adalah Candi Umbul di Kartoharjo, Grabag, Magelang.
Kompleks candi ini memiliki dua kolam pemandian kolam atas dan kolam bawah yang airnya bersumber dari mata air pegunungan.
Air kolam berwarna kehijauan, dikelilingi batu-batu kuno berukir, menciptakan suasana mistis sekaligus tenteram.
Tempat ini memiliki nilai sejarah tinggi karena dahulunya digunakan sebagai tempat pemandian kerajaan Mataram.
5. Candi Ngawen
Tempat bersejarah lain yang masih relatif tersembunyi adalah Candi Ngawen, sebuah kompleks candi Buddha dari abad ke-8 di Desa Ngawen, Magelang.
Hanya satu dari lima candi yang telah direkonstruksi, membuat suasana di sana terasa sunyi dan penuh misteri.
Lokasinya dikelilingi area pedesaan yang asri dengan pemandangan bambu, sesuai arti “Ngawen” dalam bahasa Jawa.
Karena arsitekturnya tua dan belum terlalu ramai pengunjung, tempat ini cocok untuk wisata spiritual dan fotografi arkeologis.
6. Gunung Tidar
Gunung Tidar adalah sebuah bukit kecil (sekitar 503 m) di dekat kota Magelang.
Menurut legenda Jawa, Gunung Tidar adalah “paku Jawa” yang menjaga agar pulau Jawa tetap kokoh memberi nilai mistis dan spiritual.
Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati panorama kota Magelang dan sekitarnya dengan panorama hijau dan agak perbukitan.
Karena ukuran yang tidak terlalu besar, pendakian relatif ringan dan bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin pengalaman alam plus cerita lokal.
7. Gereja Ayam (Bukit Rhema)
Salah satu ikon Magelang yang juga bisa dianggap hidden gem adalah Gereja Ayam, yang dibangun di atas Bukit Rhema.
Bangunannya unik: menyerupai seekor ayam besar, menjadikannya sangat instagrammable.
Dari atas bukit, pengunjung bisa melihat pemandangan lembah hijau, Gunung Merapi, dan Merbabu sangat cocok untuk menikmati sunset atau sunrise.
Tempat ini awalnya dibangun sebagai rumah doa lintas agama, jadi punya aura spiritual dan damai.
Mengapa Destinasi Ini Semakin Populer
Menurut panduan wisata lokal, para wisatawan kini mencari “pelarian alam” dan pengalaman lebih otentik daripada hanya kunjungan ke tempat wisata mainstream.
Banyak wisata tersembunyi di Magelang yang tetap mempertahankan keaslian alam, tidak terlalu komersial, dan memiliki cerita lokal yang kaya (sejarah, spiritualitas, alam).
Karena akses ke beberapa tempat (seperti Nepal Van Java atau Kedung Kayang) cukup menantang, pengelola lokal dan komunitas wisata mulai mengatur jalur, viewpoint, dan fasilitas sederhana agar tetap ramah pengunjung tanpa merusak alam.
Tips untuk Menjelajahi Wisata Tersembunyi di Magelang
1. Gunakan pemandu local, terutama untuk tempat seperti Ngawen, Umbul, atau spot pegunungan: pemandu lokal bisa membantumu menemukan rute terbaik dan aman.
2. Datang di pagi hari, suasana lebih sejuk, udara pegunungan masih asri, dan spot foto lebih “bersih”.
3. Perhatikan transportasi, beberapa spot sulit diakses mobil besar; motor atau trekking mungkin diperlukan.
4. Bawa perlengkapan dasar, sepatu nyaman, topi, air minum, dan kamera.
5. Jaga kebersihan, tempat-tempat ini masih alami, jadi penting untuk tidak meninggalkan sampah.
Magelang tak hanya soal Candi Borobudur. Ada banyak permata wisata tersembunyi yang menawarkan pengalaman alam, sejarah, dan spiritual yang dalam.
Dari desa pegunungan berwarna seperti Nepal hingga kuil kuno dan bukit mistis semua menghadirkan sisi Magelang yang berbeda dan menawan.
Buat wisatawan yang ingin menjelajah lebih jauh dan jauh dari keramaian, tempat-tempat ini bisa jadi pilihan utama.
Editor : Nur Wachid