Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Indonesia Bidik Pasar Wisata Kebugaran Global, Bali hingga Solo Jadi Destinasi Unggulan

Suci Oktavia • Sabtu, 11 April 2026 | 15:09 WIB
KEARIFAN LOKAL: Test tour wisata Sumbersawit turut menyajikan aktivitas yoga dan tradisi lokal lainnya.
KEARIFAN LOKAL: Test tour wisata Sumbersawit turut menyajikan aktivitas yoga dan tradisi lokal lainnya.

Jawa Pos Radar Madiun - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengungkapkan bahwa wisata kebugaran atau wellness tourism telah menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Indonesia dan mendukung perekonomian nasional.

"Kami dari Kementerian Pariwisata sudah memasukkan wellness tourism ini sebagai bagian dari program prioritas," ujar Wamenpar saat ditemui di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan bahwa wisata kebugaran menjadi bagian dari pariwisata berkualitas, pihaknya terus mendorong agar semakin banyak kegiatan-kegiatan berupa event serta mendukung perkembangan industri yang bergerak di bidang wellness.

Hingga kini, kata dia, Indonesia memiliki kota yang menjadi destinasi wisata kebugaran yakni Bali, Yogyakarta, dan Solo.

Dia berharap perkembangan wisata kebugaran dapat menjangkau destinasi lain dengan serta menghadirkan keunikan budaya lokal sebagai daya tarik.

Baca Juga: Hari Pertama WFH ASN, Kompleks DPR RI Lengang dan Aktivitas Pegawai Berkurang

Saat menghadiri gelaran Saka Yoga Festival ke-8 Sabtu pagi, yang menjadi rangkaian perayaan Dharma Santi Nasional dan rangkaian Hari Suci Nyepi 2026, Wamenpar menilai bahwa yoga menjadi salah satu daya tarik wisata kebugaran dan wisata spiritual.

Kegiatan ini diharapkan mampu meneguhkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kebugaran dan spirutual di kancah global.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa semakin banyak dilakukan di Indonesia, sehingga betul-betul kita bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wellness dan juga spiritual tourism yang memang saat ini ke depannya menjadi tren bagi wisatawan dunia," jelas Ni Luh.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Suyadi Pawiro mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi gelaran ini dan mendorong agar gelaran yoga dan kompetisi dapat dilakukan di berbagai tempat di Indonesia.

"Kita ingin mendorong makin banyak event yoga dan competition yang bisa dilakukan di banyak tempat. Saya juga mencatat pernah ada yoga yang bisa dilakukan di Museum Nasional," pungkasnya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#wisata kebugaran #wellness tourism #solo #jogja #Bali