MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Madiun selama ini dikenal sebagai kota pecel dan pusat industri kereta api. Namun di balik itu, daerah di kaki Gunung Wilis juga menyimpan banyak wisata alam menarik yang cocok untuk pecinta petualangan.
Salah satu yang kini mulai ramai diburu wisatawan adalah river tubing di Madiun. Wisata menyusuri aliran sungai menggunakan ban pelampung ini menawarkan sensasi seru sekaligus suasana alam yang masih sangat asri.
Mulai dari sungai jernih di lereng Gunung Wilis hingga tubing santai ramah keluarga, berikut destinasi river tubing di Madiun yang wajib dicoba.
Baca Juga: Amanda Manopo Pilih Persalinan Caesar untuk Kelahiran Anak Pertama
Dam Cao
Dam Cao menjadi salah satu lokasi river tubing di Madiun yang paling populer. Tempat wisata ini berada di Dusun Griyosari, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare dengan panorama khas lereng Gunung Wilis yang sejuk dan hijau.
Di lokasi ini, pengunjung bisa menikmati sensasi tubing Gunung Wilis menyusuri sungai sepanjang sekitar satu kilometer hanya dengan menyewa ban pelampung seharga Rp5 ribu.
Air sungainya terkenal jernih dan cukup aman untuk dinikmati bersama teman maupun keluarga. Sensasi mengapung di atas aliran sungai sambil menikmati rindangnya pepohonan membuat Dam Cao selalu ramai saat akhir pekan dan musim liburan.
Baca Juga: Amanda Manopo Vakum Syuting Jelang Persalinan, Kenny Austin Siap Jadi Suami Siaga
Selain bermain tubing, wisatawan juga dapat bersantai di warung sekitar sambil menikmati nasi pecel, kopi hangat, mie instan, hingga camilan tradisional.
Meski akses menuju lokasi cukup menantang karena jalannya naik turun dan sebagian belum beraspal, panorama alam yang ditawarkan membuat perjalanan terasa sepadan.
Sungai Catur
Masih berada di wilayah Kecamatan Kare, Sungai Catur juga menjadi favorit wisata sungai Madiun bagi pencinta aktivitas outdoor.
Sungai ini dikenal memiliki air sangat jernih karena berasal langsung dari sumber mata air Gunung Wilis. Arus sungainya cukup stabil sehingga cocok untuk river tubing santai namun tetap memacu adrenalin.
Baca Juga: Profil Inka Andestha, Konten Kreator yang Kini Go Public dengan Pratama Arhan
Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan bebatuan alami, pepohonan rindang, dan suasana pegunungan yang tenang.
Tempat healing di Madiun ini cocok untuk wisatawan yang ingin melepas penat jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Desa Wisata Brumbun
Bagi wisatawan yang ingin mencoba river tubing di Madiun dengan suasana lebih santai, Desa Wisata Brumbun di Kecamatan Wungu bisa menjadi pilihan menarik.
Berbeda dengan tubing di sungai besar, pengunjung di sini akan menyusuri saluran irigasi dengan arus lebih tenang sehingga aman untuk anak-anak dan keluarga.
Baca Juga: Profil Inka Andestha, Konten Kreator yang Kini Go Public dengan Pratama Arhan
Dengan biaya sekitar Rp15 ribu per orang, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas ban tubing, pelampung, hingga pendamping dari pemandu wisata.
Suasana pedesaan yang hijau menjadi daya tarik utama tempat ini. Pengunjung bisa menikmati hamparan sawah, udara segar, hingga melanjutkan perjalanan ke wisata Air Terjun Cinta yang lokasinya tidak jauh dari area tubing.
Fasilitas di Desa Wisata Brumbun juga cukup lengkap, mulai area parkir, mushola, toilet umum, warung makan, area camping, hingga penginapan sederhana.
Tips Aman River Tubing di Madiun
Sebelum mencoba river tubing di Madiun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
Gunakan sandal gunung atau alas kaki anti selip
Bawa pakaian ganti dan handuk
Gunakan sunblock
Simpan barang elektronik di drybag
Ikuti instruksi pemandu wisata
Dengan biaya yang relatif murah dan suasana alam yang masih segar, wisata alam Madiun seperti Dam Cao, Sungai Catur, dan Desa Wisata Brumbun menjadi pilihan menarik untuk liburan anti mainstream di Jawa Timur.
Editor : Nur Wachid