Wisata Nostalgia di Malang Kian Populer, Suasana Era 90-an yang Bikin Pengunjung Flashback

Aji Perdana • Dipublikasikan Selasa, 26 Mei 2026 | 12:07 WIB
Museum Angkut, wisata nostalgia di Malang.
Museum Angkut, wisata nostalgia di Malang.

Jawa Pos Radar Madiun – Liburan di Malang sekarang bukan cuma soal hawa sejuk dan wisata alam pegunungan. Belakangan, tren wisata nostalgia mulai ramai diburu wisatawan yang ingin merasakan kembali suasana masa kecil era 90-an.

Mulai dari kawasan heritage, museum kendaraan klasik, hingga taman rekreasi lawas yang masih bertahan sampai sekarang, semuanya menghadirkan pengalaman yang terasa hangat dan penuh kenangan.

Menariknya, wisata nostalgia ini bukan hanya diminati generasi lama. Banyak anak muda juga sengaja datang untuk berburu suasana vintage, foto estetik, hingga menikmati atmosfer tempo dulu yang kini terasa semakin langka.

Baca Juga: 4 Pecel Legendaris di Solo yang Wajib Dicoba, Sambalnya Khas dan Suasananya Bikin Kangen

Museum Angkut Jadi Tempat Favorit Pecinta Suasana Vintage

Nama Museum Angkut masih menjadi salah satu destinasi wisata nostalgia paling populer di Malang Raya.

Begitu masuk area museum, pengunjung langsung disambut deretan mobil klasik, motor antik, hingga dekorasi jalanan bergaya kota lama yang membuat suasana terasa seperti kembali ke masa lalu.

Zona-zona bertema Eropa klasik hingga Amerika lawas menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto.

Lampu jalan temaram, bangunan vintage, dan kendaraan antik yang dipajang rapi membuat banyak pengunjung merasa seperti sedang berada di film era 90-an.

Tak sedikit keluarga yang datang sambil bercerita kepada anak-anak mereka tentang kendaraan dan suasana zaman dulu yang pernah populer di Indonesia.

Kampung Heritage Kayutangan Bikin Pengunjung Serasa Jalan-Jalan ke Masa Lampau

Suasana nostalgia juga terasa kuat di kawasan Kampung Heritage Kayutangan.

Kawasan bersejarah di tengah Kota Malang ini belakangan semakin ramai dikunjungi wisatawan karena menawarkan suasana klasik yang masih terjaga.

Lorong-lorong kecil, rumah kolonial tua, papan nama jadul, hingga mural bertema tempo dulu membuat pengunjung betah berjalan santai sambil berburu foto.

Yang menarik, suasana di kawasan ini terasa hidup karena banyak warga lokal masih tinggal dan beraktivitas seperti biasa.

Di beberapa sudut kampung, aroma kopi dari kedai bernuansa retro juga membuat pengalaman wisata terasa semakin hangat dan personal.

Baca Juga: Rekomendasi Tamiya Mini 4WD Terbaik untuk Pemula, Seru Buat Balapan dan Nostalgia

Museum Sinema Lawas Indonesia Jadi Tempat Favorit Pecinta Film Jadul

Bagi penggemar dunia perfilman, Museum Sinema Lawas Indonesia menghadirkan pengalaman nostalgia yang berbeda.

Di tempat ini, pengunjung bisa melihat berbagai koleksi poster film lawas, kamera analog, proyektor jadul, hingga kursi bioskop klasik yang masih tersimpan rapi.

Suasana museum yang tenang membuat banyak pengunjung larut dalam cerita tentang perkembangan perfilman Indonesia dari masa ke masa.

Beberapa pengunjung bahkan terlihat sibuk mengabadikan detail-detail kecil yang kini sudah jarang ditemukan di era digital.

Taman Rekreasi Lawas Masih Jadi Tempat Liburan Keluarga

Nostalgia masa kecil juga masih terasa kuat di sejumlah taman rekreasi legendaris Malang seperti Wendit Waterpark dan Taman Rekreasi Sengkaling.

Meski kini sudah mengalami banyak pembaruan fasilitas, suasana khas taman rekreasi era 90-an masih terasa cukup kuat.

Kolam renang lawas, wahana sederhana, hingga area taman yang rindang membuat banyak pengunjung mengenang masa kecil mereka saat liburan bersama keluarga.

Saat akhir pekan, suasana di lokasi wisata ini biasanya dipenuhi keluarga yang membawa anak-anak sambil bercerita tentang pengalaman mereka dulu saat pertama kali datang ke tempat tersebut.

Wisata Nostalgia Jadi Tren Baru di Malang

Tren wisata nostalgia di Malang kini terus berkembang karena banyak orang mulai mencari pengalaman liburan yang lebih emosional dan berkesan.

Bukan hanya sekadar datang untuk foto-foto, banyak wisatawan ternyata menikmati sensasi sederhana saat kembali melihat suasana yang mengingatkan pada masa kecil dan kehidupan sebelum era digital berkembang seperti sekarang.

Hal itulah yang membuat wisata nostalgia terasa lebih personal dibanding sekadar destinasi modern biasa.

Editor : Nur Wachid
wisata nostalgia Malang wisata era 90-an Malang Kampung Heritage Kayutangan wisata vintage Malang Museum Angkut