Jawa Pos Radar Madiun – Gemuruh air terjun terdengar dari balik rimbunnya pepohonan di lereng Gunung Lawu. Udara dingin bercampur aroma tanah basah langsung terasa begitu memasuki kawasan wisata alam Tawangmangu, Karanganyar.
Saat akhir pekan, banyak keluarga datang membawa anak-anak untuk sekadar bermain air, piknik santai, atau menikmati suasana pegunungan yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Kabut tipis, hutan pinus, dan suara air yang mengalir membuat kawasan ini terasa seperti hidden gem bernuansa luar negeri.
Tak heran jika wisata alam air di Tawangmangu selalu jadi pilihan favorit untuk healing dan quality time bersama keluarga.
Berikut rekomendasi wisata alam air di Tawangmangu yang wajib masuk daftar liburan.
Air Terjun Pringgodani Punya Suasana Tenang dan Alami
Bagi pecinta wisata alam yang suka suasana sunyi dan jauh dari keramaian, Air Terjun Pringgodani bisa menjadi pilihan terbaik.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus trekking sekitar dua kilometer melewati jalur hutan dan perkebunan warga. Meski cukup menantang, perjalanan terasa menyenangkan karena sepanjang jalan dipenuhi panorama pegunungan hijau dan udara yang sangat segar.
Sesampainya di lokasi, suara air terjun setinggi sekitar 100 meter langsung menyambut dari balik tebing tinggi.
Suasana di sekitar air terjun masih sangat alami dengan pepohonan rindang dan kabut tipis yang sering turun perlahan di siang hari. Banyak pengunjung sengaja datang untuk healing sambil menikmati suara alam tanpa gangguan keramaian.
Grojogan Sewu Selalu Jadi Ikon Wisata Tawangmangu
Kalau membahas wisata alam Tawangmangu, nama Grojogan Sewu hampir selalu menjadi destinasi pertama yang muncul.
Air terjun setinggi sekitar 81 meter ini memang sudah lama menjadi ikon wisata pegunungan di kaki Gunung Lawu.
Begitu memasuki area wisata, pengunjung langsung disambut suasana hutan yang sejuk dengan suara air deras dari kejauhan. Jalan setapak dan ratusan anak tangga menuju air terjun justru menjadi pengalaman seru tersendiri bagi wisatawan.
Di sekitar area wisata, suasana terasa sangat hidup. Anak-anak bermain di taman, wisatawan sibuk berfoto di jembatan gantung, sementara aroma jagung bakar dan sate kelinci memenuhi area kuliner.
Baca Juga: Jadwal Moto3 Italia 2026: Kans Veda Ega Pratama Podium
Tak sedikit keluarga memilih duduk santai cukup lama hanya untuk menikmati hawa dingin dan suara gemuruh air terjun.
Air Terjun Jumog Dijuluki Surga yang Hilang
Air Terjun Jumog punya suasana yang lebih santai dan ramah keluarga dibanding beberapa air terjun lain di Tawangmangu.
Kabut tipis dan panorama hijau membuat tempat ini sering disebut “surga yang hilang” oleh wisatawan.
Aliran air setinggi sekitar 25 hingga 30 meter terlihat cantik di antara tebing dan pepohonan rindang. Suasana di sekitar area wisata juga cukup nyaman karena tersedia gazebo, taman bermain, hingga area makan keluarga.
Banyak pengunjung datang bersama anak-anak untuk bermain air sambil menikmati udara pegunungan yang adem.
Menariknya lagi, di sekitar area wisata tersedia cottage dan homestay yang membuat suasana staycation terasa semakin tenang dan menyenangkan.
Air Terjun Parang Ijo Cocok untuk Liburan Santai
Di kawasan Ngargoyoso, Air Terjun Parang Ijo menjadi destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus trekking terlalu jauh.
Baca Juga: 118 Gempa Guncang Pacitan Selama Mei 2026, BPBD Minta Warga Pahami Mitigasi
Jalan menuju lokasi memang sedikit menanjak dan berkelok, tetapi masih cukup mudah dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sesampainya di area wisata, pengunjung langsung disambut panorama hijau khas lereng Gunung Lawu dengan udara yang terasa sangat segar.
Selain menikmati air terjun setinggi sekitar 50 meter, pengunjung juga bisa bersantai di tower view, kolam renang, hingga area bermain anak yang membuat suasana lebih ramah keluarga.
Saat sore hari, suasana di sekitar Parang Ijo terasa semakin tenang dengan kabut tipis yang mulai turun perlahan dari pegunungan.
Sedinding dan Sewawar Punya Nuansa Hidden Gem
Bagi wisatawan yang suka petualangan ringan, Air Terjun Sedinding dan Sewawar menawarkan pengalaman berbeda.
Kedua air terjun ini berada dalam satu kawasan dengan suasana yang masih sangat alami dan jauh dari keramaian wisata populer.
Perjalanan menuju lokasi memang cukup menantang karena harus melewati jalan setapak dan jalur berbatu. Namun sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi panorama hutan dan udara segar khas pegunungan.
Begitu sampai di lokasi, suara air yang jatuh di antara tebing hijau langsung membuat suasana terasa damai dan menenangkan.
Banyak pengunjung datang ke sini untuk menikmati sensasi wisata alam yang masih benar-benar natural tanpa terlalu banyak bangunan modern.
Tawangmangu Selalu Punya Tempat untuk Menenangkan Pikiran
Wisata alam air di Tawangmangu memang punya daya tarik yang sulit digantikan.
Suara gemuruh air terjun, udara dingin pegunungan, dan panorama hijau membuat kawasan ini selalu cocok untuk healing bersama keluarga maupun teman.
Mulai dari Grojogan Sewu yang legendaris, Air Terjun Jumog yang ramah keluarga, hingga hidden gem seperti Pringgodani dan Sedinding, semuanya menghadirkan suasana liburan yang terasa lebih tenang dan menyegarkan.
Editor : Nur Wachid