Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dari Semak Belukar Jadi Wisata Terbaik Jawa Timur, Ini Cerita di Balik Watu Rumpuk Madiun

Tim Magang Radar Madiun • Jumat, 19 Juni 2026 | 14:35 WIB
Wisata Watu Rumpuk. (ANTARA)
Wisata Watu Rumpuk. (ANTARA)

Jawa Pos Radar Madiun - Ada cerita menarik di balik lahirnya destinasi wisata alam satu ini.

Dikutip dari Goers, Watu Rumpuk di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, awalnya hanyalah lahan perkebunan cengkeh yang menjadi andalan penghasilan warga setempat.

Ketika penyakit menyerang dan hampir seluruh pohon cengkeh mati, warga tidak menyerah begitu saja.

Mereka bergotong royong mengubah lahan yang tersisa menjadi kawasan wisata, dan hasilnya luar biasa.

Desa Mendak berhasil meraih penghargaan sebagai desa wisata terbaik kedua dan wisata alam terbaik ketiga di Jawa Timur.

Asal Usul Nama Watu Rumpuk

Dikutip dari Goers, nama "Watu Rumpuk" berasal dari kata "watu" (batu) dan "rumpuk" (tumpukan).

Di kawasan ini memang terdapat formasi bebatuan alami berukuran besar yang menjadi ikon sekaligus daya tarik utama tempat ini.

Baca Juga: Hamparan Teh Hijau di Kaki Gunung Lawu, Kebun Teh Jamus Ngawi Bikin Betah Seharian

Spot Foto yang Bikin Betah Berlama-lama

Dikutip dari Traveloka, kawasan ini dilengkapi berbagai spot foto menarik yang terus berkembang, antara lain:

Selain itu, tersedia pula area kemah dan jalur trekking untuk yang ingin pengalaman lebih.

Fasilitas yang Tersedia

Dikutip dari Travelspromo, kawasan wisata ini sudah dilengkapi fasilitas yang memadai, antara lain area parkir luas, toilet umum, musala, warung makan, dan area camping ground yang bisa diakses 24 jam.

Medannya pun ramah pengunjung dari berbagai usia, meski ada beberapa tanjakan khas pegunungan yang perlu diwaspadai.

Baca Juga: Roy  Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Begini Respons Jokowi

Tiket Masuk dan Jam Buka

Berikut informasi sebelum berkunjung:

Catatan: Tarif dapat berubah sewaktu-waktu. Konfirmasi ke pengelola sebelum berkunjung.

Tips Sebelum Berkunjung

*Auliya Ruliani Putri Pambareb, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Magang Radar Madiun
#Watu Rumpuk Madiun #Wisata Desa Mendak #wisata alam Madiun