alexametrics
27.4 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Gempa 5,1 SR Guncang Jember

JEMBER, Jawa Pos Radar Madiun – Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 SR mengguncang Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (16/12) pukul 06.01 WIB. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

”Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0 dengan episenter pada koordinat 8,55 derajat LS, 113,48 derajat BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah barat daya Kota Jember pada kedalaman 26 km,” kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno seperti dikutip dari JawaPos.Com.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lanjut dia, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dalam lempeng (intraplate earthquake) yang dipicu aktivitas sesar aktif di dasar laut. ”Dan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki pergerakan sesar naik (thrust fault),” tutur Bambang.

Baca Juga :  Khofifah Minta Pemda Perkuat Mitigasi Gempa-Tsunami

Gempa bumi tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan di beberapa daerah di Kabupaten Jember. ”Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut di beberapa daerah di Kabupaten Jember,” kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono. (her)

JEMBER, Jawa Pos Radar Madiun – Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 SR mengguncang Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (16/12) pukul 06.01 WIB. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

”Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0 dengan episenter pada koordinat 8,55 derajat LS, 113,48 derajat BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah barat daya Kota Jember pada kedalaman 26 km,” kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno seperti dikutip dari JawaPos.Com.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lanjut dia, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dalam lempeng (intraplate earthquake) yang dipicu aktivitas sesar aktif di dasar laut. ”Dan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki pergerakan sesar naik (thrust fault),” tutur Bambang.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Copot Kasat Reskrim Boyolali yang Lecehkan Korban Perkosaan

Gempa bumi tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan di beberapa daerah di Kabupaten Jember. ”Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut di beberapa daerah di Kabupaten Jember,” kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono. (her)

Most Read

Artikel Terbaru

/