alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

PT Inka Kirim Dua dari 262 Gerbong ke Selandia Baru

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dua gerbong jenis container flat top wagon produksi PT Inka dikirim ke New Zealand kemarin (31/12). Pengiriman gerbong pesanan Kiwi Rail itu diberangkatkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Total 262 gerbong pesanan Selandia Baru. Sisanya dikirim bertahap.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Menhub minta BUMN yang bergerak di bidang manufaktur seperti Inka agar menambah ekspor ke banyak negara. Itu telah dibuktikan satu-satunya pabrik kereta api tanah air yang ada di Kota Madiun tersebut. ‘’New Zealand itu negara maju. Jadi, kalau kita tembus pasar negara, dipastikan kualitas dan harga kita bersaing,’’ kata Budi.

Pihaknya mendukung penuh percepatan peningkatan produksi dan inovasi. Dia berpesan agar Inka meningkatkan profesionalisme dan lebih teliti. Baik dari sisi harga, kualitas, maupun kecepatan produksi. Sehingga, Indonesia siap bersaing dengan negara lain. ‘’Ekspor ini penting, tonggak sejarah. Setelah ke India, Filipina, Bangladesh, dan saat ini New Zealand,’’ ujarnya.

Anggota Komisi V DPRD RI Sadarestuwati yang turut hadir dalam pengiriman tersebut mendukung penuh Inka. Dia menyebut bahwa produksi Inka memiliki kualitas dan daya saing. ‘’Melihat keberhasilan ini, tentunya kami harapkan Inka bisa terus berkarya dan memperbaiki kualitasnya,’’ kata politikus PDIP itu.

Baca Juga :  Pemkot Madiun Fokus Kembangkan Kawasan Timur

Direktur Utama (Dirut) PT Inka Budi Noviantoro menyebut bahwa gerbong barang tahap pertama yang dikirim itu telah melalui uji statis. Pengujian melibatkan konsultan dari Australia dan PT Sucofindo. Dia memprediksi gerbong tiba di Tanjung Priok, Jakarta, 3 Januari mendatang. ‘’Mudah-mudahan tidak ada kendala,’’ kata Budi.

Budi menambahkan, setelah pesanan tiba di negara tujuan bakal dilakukan uji dinamis. Sementara produksi sisa pesanan 260 gerbong dilanjutkan mulai Februari mendatang. Ada dua jenis gerbong yang dipesan, yakni 50 feet dan 60 feet. ‘’Panjang-panjang ini. Kalau di Indonesia 40 feet. Jadi, bentuknya gerbong peti kemas,’’ jelas dia.

Pihaknya berharap proyek itu menjadi langkah besar untuk kembali mengambil peran di pasar kereta api Oceania. Sebagaimana keberhasilan sebelumnya, menyelesaikan 224 blizzard centre sills untuk BradkenRail, Australia. Diketahui, Kiwi Rail sebagai end customer merupakan BUMN-nya New Zealand. Bergerak sebagai operator transportasi perkeretaapian. Serta sebagai operator ferry antarpulau terbesar di Selandia Baru. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dua gerbong jenis container flat top wagon produksi PT Inka dikirim ke New Zealand kemarin (31/12). Pengiriman gerbong pesanan Kiwi Rail itu diberangkatkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Total 262 gerbong pesanan Selandia Baru. Sisanya dikirim bertahap.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Menhub minta BUMN yang bergerak di bidang manufaktur seperti Inka agar menambah ekspor ke banyak negara. Itu telah dibuktikan satu-satunya pabrik kereta api tanah air yang ada di Kota Madiun tersebut. ‘’New Zealand itu negara maju. Jadi, kalau kita tembus pasar negara, dipastikan kualitas dan harga kita bersaing,’’ kata Budi.

Pihaknya mendukung penuh percepatan peningkatan produksi dan inovasi. Dia berpesan agar Inka meningkatkan profesionalisme dan lebih teliti. Baik dari sisi harga, kualitas, maupun kecepatan produksi. Sehingga, Indonesia siap bersaing dengan negara lain. ‘’Ekspor ini penting, tonggak sejarah. Setelah ke India, Filipina, Bangladesh, dan saat ini New Zealand,’’ ujarnya.

Anggota Komisi V DPRD RI Sadarestuwati yang turut hadir dalam pengiriman tersebut mendukung penuh Inka. Dia menyebut bahwa produksi Inka memiliki kualitas dan daya saing. ‘’Melihat keberhasilan ini, tentunya kami harapkan Inka bisa terus berkarya dan memperbaiki kualitasnya,’’ kata politikus PDIP itu.

Baca Juga :  Natal Sederhana tanpa Euforia, Jemaat Dibatasi dan Misa Offline-Online

Direktur Utama (Dirut) PT Inka Budi Noviantoro menyebut bahwa gerbong barang tahap pertama yang dikirim itu telah melalui uji statis. Pengujian melibatkan konsultan dari Australia dan PT Sucofindo. Dia memprediksi gerbong tiba di Tanjung Priok, Jakarta, 3 Januari mendatang. ‘’Mudah-mudahan tidak ada kendala,’’ kata Budi.

Budi menambahkan, setelah pesanan tiba di negara tujuan bakal dilakukan uji dinamis. Sementara produksi sisa pesanan 260 gerbong dilanjutkan mulai Februari mendatang. Ada dua jenis gerbong yang dipesan, yakni 50 feet dan 60 feet. ‘’Panjang-panjang ini. Kalau di Indonesia 40 feet. Jadi, bentuknya gerbong peti kemas,’’ jelas dia.

Pihaknya berharap proyek itu menjadi langkah besar untuk kembali mengambil peran di pasar kereta api Oceania. Sebagaimana keberhasilan sebelumnya, menyelesaikan 224 blizzard centre sills untuk BradkenRail, Australia. Diketahui, Kiwi Rail sebagai end customer merupakan BUMN-nya New Zealand. Bergerak sebagai operator transportasi perkeretaapian. Serta sebagai operator ferry antarpulau terbesar di Selandia Baru. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/