alexametrics
23.7 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Kepala Disperkim Kota Madiun: Dari 188 Kerangka, 49 Di Antaranya Telah Dipindah

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pembersihan Bongpay bakal menyita waktu. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Totok Sugiarto mengatakan, dari total 188 kerangka, sedikitnya 49 kerangka telah dipindah secara mandiri oleh ahli waris. Totok menjamin pemindahan dilakukan dengan proses identifikasi. ‘’Agar ahli waris yang mencari (di tempat baru, Red) tidak kesulitan,’’ kata Totok, Selasa (1/2).

Totok membeberkan, di lokasi bekas bongpay sisi timur itu bakal dibangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) III. Seperti dua rusunawa sebelumnya, proyek tersebut dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Pun, anggaran bersumber dari APBN. ‘’Jika lahan sudah siap, pekerjaan fisik dimulai,’’ ujar mantan kepala bappeda itu.

Baca Juga :  Motor vs Bus Mira, Pengendara Tewas di TKP

Totok menambahkan, pekerjaan tersebut juga bagian dari penghapusan kawasan kumuh. Pasalnya, di lahan aset pemkot itu banyak berdiri bangunan liar untuk tempat tinggal. Dia berharap lahan tersebut bermanfaat untuk masyarakat. ‘’Kami tata yang rapi dan bagus,’’ tegasnya.

Diana, seorang ahli waris asal Jalan Sikatan, mendukung penuh upaya pemkot. Di makam itu terdapat jenazah dua keluarganya. Makam kakeknya masih dapat diidentifikasi. Sedangkan makam adiknya ”hilang” karena di atasnya sudah berdiri bangunan ilegal. Kendati begitu, dia pasrah dan mengikuti rencana pemkot. ‘’Lebih bagus kalau direlokasi,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pembersihan Bongpay bakal menyita waktu. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Totok Sugiarto mengatakan, dari total 188 kerangka, sedikitnya 49 kerangka telah dipindah secara mandiri oleh ahli waris. Totok menjamin pemindahan dilakukan dengan proses identifikasi. ‘’Agar ahli waris yang mencari (di tempat baru, Red) tidak kesulitan,’’ kata Totok, Selasa (1/2).

Totok membeberkan, di lokasi bekas bongpay sisi timur itu bakal dibangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) III. Seperti dua rusunawa sebelumnya, proyek tersebut dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Pun, anggaran bersumber dari APBN. ‘’Jika lahan sudah siap, pekerjaan fisik dimulai,’’ ujar mantan kepala bappeda itu.

Baca Juga :  PSBB, Sejumlah Ruas Jalan Di Kota Madiun Dialihkan

Totok menambahkan, pekerjaan tersebut juga bagian dari penghapusan kawasan kumuh. Pasalnya, di lahan aset pemkot itu banyak berdiri bangunan liar untuk tempat tinggal. Dia berharap lahan tersebut bermanfaat untuk masyarakat. ‘’Kami tata yang rapi dan bagus,’’ tegasnya.

Diana, seorang ahli waris asal Jalan Sikatan, mendukung penuh upaya pemkot. Di makam itu terdapat jenazah dua keluarganya. Makam kakeknya masih dapat diidentifikasi. Sedangkan makam adiknya ”hilang” karena di atasnya sudah berdiri bangunan ilegal. Kendati begitu, dia pasrah dan mengikuti rencana pemkot. ‘’Lebih bagus kalau direlokasi,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/