alexametrics
25.6 C
Madiun
Thursday, May 12, 2022

Salat Id Boleh dengan Saf Rapat

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Semakin melandainya kasus Covid-19 membuat aktivitas ibadah kian mendapat pelonggaran. Salat Id mendatang, misalnya, diperbolehkan dilaksanakan dengan saf rapat. ‘’Tapi, prokes (protokol kesehatan) tetap harus ditaati. Pakai masker dan cuci tangan,’’ kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun KH Moh. Sutoyo, Minggu (1/5).

Selain itu, Sutoyo mengimbau masyarakat memanfaatkan berbagai fasilitas untuk menunaikan salat Id. Selain masjid dan musala, bisa menggelar salat di lapangan. Imbauan itu disampaikan dengan tujuan mengurangi penumpukan jemaah di satu tempat ibadah.

Sementara, Kepala Kemenag Kota Madiun Abdul Wahid mengatakan, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa masyarakat boleh bersilaturahmi ke kerabat pada Lebaran mendatang. Sedangkan acara semacam open house di instansi belum diperbolehkan. ‘’Silaturahmi biasa atau kumpul keluarga itu sudah boleh,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Golkar Hengkang, Fraksi Mantab Bubar

Namun, Wahid memberikan catatan khusus untuk kegiatan halalbihalal. Jika pesertanya lebih dari 50 persen kapasitas ruangan, dianjurkan tidak makan di tempat.  ‘’Tetap taat prokes karena pandemi belum sepenuhnya selesai,’’ tegasnya.

Dia menambahkan, hari ini bakal melakukan rukyatul hilal di IAIN Ponorogo. Pun, menggunakan sistem robot yang dapat menyesuaikan arah hilal. ‘’Tahun ini kemungkinan tidak ada perbedaan jatuhnya Idul Fitri. Tapi, kepastiannya masih menunggu sidang isbat,’’ tuturnya. (mg7/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Semakin melandainya kasus Covid-19 membuat aktivitas ibadah kian mendapat pelonggaran. Salat Id mendatang, misalnya, diperbolehkan dilaksanakan dengan saf rapat. ‘’Tapi, prokes (protokol kesehatan) tetap harus ditaati. Pakai masker dan cuci tangan,’’ kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun KH Moh. Sutoyo, Minggu (1/5).

Selain itu, Sutoyo mengimbau masyarakat memanfaatkan berbagai fasilitas untuk menunaikan salat Id. Selain masjid dan musala, bisa menggelar salat di lapangan. Imbauan itu disampaikan dengan tujuan mengurangi penumpukan jemaah di satu tempat ibadah.

Sementara, Kepala Kemenag Kota Madiun Abdul Wahid mengatakan, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa masyarakat boleh bersilaturahmi ke kerabat pada Lebaran mendatang. Sedangkan acara semacam open house di instansi belum diperbolehkan. ‘’Silaturahmi biasa atau kumpul keluarga itu sudah boleh,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pasien Korona 24 Kota Madiun Tidak Jujur

Namun, Wahid memberikan catatan khusus untuk kegiatan halalbihalal. Jika pesertanya lebih dari 50 persen kapasitas ruangan, dianjurkan tidak makan di tempat.  ‘’Tetap taat prokes karena pandemi belum sepenuhnya selesai,’’ tegasnya.

Dia menambahkan, hari ini bakal melakukan rukyatul hilal di IAIN Ponorogo. Pun, menggunakan sistem robot yang dapat menyesuaikan arah hilal. ‘’Tahun ini kemungkinan tidak ada perbedaan jatuhnya Idul Fitri. Tapi, kepastiannya masih menunggu sidang isbat,’’ tuturnya. (mg7/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/