alexametrics
31 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Sebagian Warga Kota Madiun Mulai Tarawih Tadi Malam

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah masjid di Kota Madiun sudah menggelar ibadah salat Tarawih tadi malam. Pun, para jemaah tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti pemakaian masker dan membawa perlengkapan salat sendiri.

Sesuai surat edaran (SE) terbaru Satgas Covid-19, kapasitas jemaah dibatasi maksimal 50 persen mengacu pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. ‘’Itu juga berlaku untuk semua tempat ibadah,’’ kata Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Madiun Mochamad Arif Fauzi, Sabtu (2/4).

Sementara, rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan di wilayah Kota Madiun pelaksanaannya mengikuti Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo. Tahun ini rukyatul hilal digelar di gedung kampus IAIN setempat.

Baca Juga :  Nomor WA Kepala Kemenag Kota Madiun Dibajak

‘’Hasilnya tidak terlihat karena faktor cuaca,’’ ujar Arif sembari menyebutkan bahwa hasil pengamatan itu selanjutnya dikirim ke provinsi dan diteruskan ke pusat untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam sidang isbat.

Dia menjelaskan, jika memakai perhitungan ilmu hisab, awal Ramadan jatuh hari ini. Namun, untuk mencapai kesempurnaan, Kemenag biasa menggunakan rukyatul hilal. ‘’Bukan berarti ada salah dan benar. Keduanya sama-sama boleh dijadikan acuan,’’ tuturnya.

Arif menambahkan, tidak selamanya pengamatan hilal membuahkan hasil. Hanya ada beberapa wilayah yang selalu terlihat hilalnya dengan tingkat akurasi 100 persen. ‘’Misalnya di wilayah utara Jawa seperti Tanjung Kodok (Lamongan, Red) dan Gresik,’’ ujarnya. (mg7/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah masjid di Kota Madiun sudah menggelar ibadah salat Tarawih tadi malam. Pun, para jemaah tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti pemakaian masker dan membawa perlengkapan salat sendiri.

Sesuai surat edaran (SE) terbaru Satgas Covid-19, kapasitas jemaah dibatasi maksimal 50 persen mengacu pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. ‘’Itu juga berlaku untuk semua tempat ibadah,’’ kata Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Madiun Mochamad Arif Fauzi, Sabtu (2/4).

Sementara, rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan di wilayah Kota Madiun pelaksanaannya mengikuti Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo. Tahun ini rukyatul hilal digelar di gedung kampus IAIN setempat.

Baca Juga :  Penggunaan Vaksin Expired Tunggu Rekomendasi Kemenkes

‘’Hasilnya tidak terlihat karena faktor cuaca,’’ ujar Arif sembari menyebutkan bahwa hasil pengamatan itu selanjutnya dikirim ke provinsi dan diteruskan ke pusat untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam sidang isbat.

Dia menjelaskan, jika memakai perhitungan ilmu hisab, awal Ramadan jatuh hari ini. Namun, untuk mencapai kesempurnaan, Kemenag biasa menggunakan rukyatul hilal. ‘’Bukan berarti ada salah dan benar. Keduanya sama-sama boleh dijadikan acuan,’’ tuturnya.

Arif menambahkan, tidak selamanya pengamatan hilal membuahkan hasil. Hanya ada beberapa wilayah yang selalu terlihat hilalnya dengan tingkat akurasi 100 persen. ‘’Misalnya di wilayah utara Jawa seperti Tanjung Kodok (Lamongan, Red) dan Gresik,’’ ujarnya. (mg7/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/