Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Madiun Tunggu Aturan Main Rekrutmen CPPPK

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
TENAGA PENDIDIK: Seorang guru salah satu SDN di Kota Madiun sedang beraktivitas dalam kegiatan belajar-mengajar. (ISTIMEWA)
TENAGA PENDIDIK: Seorang guru salah satu SDN di Kota Madiun sedang beraktivitas dalam kegiatan belajar-mengajar. (ISTIMEWA)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rekrutmen calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) telah dibuka. Namun, hanya untuk formasi guru dan tenaga kesehatan (nakes).

‘’Saat ini kami masih menunggu informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN),’’ kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin, Rabu (2/11).

Pemkot Madiun mendapat kuota 466 formasi. Perinciannya, guru 205 orang dan nakes 261 orang. Namun, ketentuan rekrutmen CPPPK ini belum jelas. ‘’Banyak informasi di media yang menyatakan rekrutmen PPPK telah dibuka. Namun, sejauh ini kami hanya disampaikan kisi-kisinya,’’ ujarnya.

Sejatinya, BKPSDM telah memiliki draf penerimaan CPPPK. Namun, dia masih ingin memastikan kejelasan informasi yang diterima. ‘’Ada kriteria pendaftar baik itu guru maupun nakes yang perlu diperhatikan,’’ imbuhnya.

Untuk nakes, pendaftar harus sudah masuk database BKN dan tenaga honorer K-2. Selain itu, juga masuk dalam sistem informasi sumber daya manusia kesehatan (SISDMK). Perekrutan untuk nakes yang sudah bekerja di fasilitas kesehatan (faskes) pemerintah yang telah mendapat tarikan mulai 1 April 2022.

Sedangkan untuk guru, minimal prioritas I (P-I) atau yang telah mengikuti seleksi CPPPK guru 2021 dan telah memenuhi passing grade. Pun, sudah terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik). ‘’Tempat pendaftarannya bebas di seluruh wilayah Indonesia,’’ ungkapnya.

Namun, lanjut dia, jika memilih di tempat kerjanya lagi akan mendapatkan poin penilaian lebih. Pendaftaran dilaksanakan secara online. ‘’Sama dengan portal pendaftaran PNS beberapa waktu lalu. Pendaftaran di portal SSCASN. Namun, terkait jadwal kami masih belum bisa pastikan,’’ jelasnya. (mg4/sat)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

BKPSDM Magetan Rancang Inovasi SANTUN, Urus Kenaikan Pangkat ASN Kini Lebih Mudah dan Cepat

BKPSDM Magetan Rancang Inovasi SANTUN, Urus Kenaikan Pangkat ASN Kini Lebih Mudah dan Cepat

BKPSDM Kabupaten Magetan meluncurkan inovasi digital bernama SANTUN untuk mempermudah pemantauan dan mempercepat proses layanan kenaikan pangkat ASN.

Pelantikan Empat Kepala OPD Pemkot Madiun Molor, Izin Kemendagri Belum Turun

Pelantikan Empat Kepala OPD Pemkot Madiun Molor, Izin Kemendagri Belum Turun

Pelantikan empat kepala OPD Pemkot Madiun tertunda karena izin Kemendagri belum turun. Pemkot menargetkan pelantikan Oktober 2026.

Tiga Besar Lelang Enam Jabatan Pemkab Ponorogo Molor, Masih Tunggu Persetujuan BKN

Tiga Besar Lelang Enam Jabatan Pemkab Ponorogo Molor, Masih Tunggu Persetujuan BKN

Pengumuman tiga besar lelang enam JPTP Pemkab Ponorogo molor karena persetujuan BKN belum terbit. Sebanyak 39 peserta telah mengikuti seleksi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer