alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Dilindas Truk, Remaja Tewas Seketika

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Jalan Caruban–Tawangrejo Km 09 memisahkan Erlin Pramuditya, 16, dengan Puji Lestari, 16, untuk selama-lamanya. Kamis (2/1) kedua remaja Desa Dawuhan, Gemarang, itu terlibat kecelakaan lalu lintas di ruas Tawangrejo, Gemarang.

Erlin meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah ditabrak truk nopol AE 8278 FC yang disopiri Supriyono, 44, warga Desa Pleset, Pangkur, Ngawi. ‘’Puji menderita luka ringan,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Ipda Arjuna Barmasa.

Arjuna menerangkan, keduanya hendak berangkat sekolah berboncengan dengan motor Yamaha Vega R nopol AE 3998 CA. Erlin yang menyetir melaju dari arah selatan sekitar pukul 06.30. Menjelang TKP, dia hendak mendahului motor yang melaju searah di depannya. Namun, haluan yang diambil terlalu dekat dengan kendaraan tanpa identitas itu. ‘’Menyenggol motor yang hendak disalip,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Penyekatan Dilonggarkan, Siagakan Penjagaan di Perbatasan Pacitan

Laju motor kelir biru yang dikendarai Erlin dan Puji menjadi oleng. Dua pelajar salah satu SMK di Kabupaten Madiun itu lantas terjatuh. Erlin tersungkur ke arah kanan, sedangkan Puji ke kiri. Posisi jatuh menentukan nasib keduanya. Sebab, pada saat bersamaan truk Supriyono melaju dari arah berlawanan. Erlin terlindas dan tewas seketika. ‘’Tabrakan sulit dihindari karena jarak sudah terlalu dekat dan TKP merupakan tanjakan,’’ ungkapnya.

Arjuna menduga penyebab laka lantas karena human error. Hasil memeriksa sejumlah saksi, pemotor kurang hati-hati dalam berkendara. Tidak memperhatikan arus lalu lintas tatkala hendak mendahului kendaraan lain. ‘’Kejadian ini patut dijadikan pembelajaran. Anak yang belum cukup umur dilarang mengendarai motor,’’ tuturnya seraya menyebut kendaraan yang terlibat tabrakan diamankan untuk proses lebih lanjut. (den/c1/cor)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Jalan Caruban–Tawangrejo Km 09 memisahkan Erlin Pramuditya, 16, dengan Puji Lestari, 16, untuk selama-lamanya. Kamis (2/1) kedua remaja Desa Dawuhan, Gemarang, itu terlibat kecelakaan lalu lintas di ruas Tawangrejo, Gemarang.

Erlin meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah ditabrak truk nopol AE 8278 FC yang disopiri Supriyono, 44, warga Desa Pleset, Pangkur, Ngawi. ‘’Puji menderita luka ringan,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Ipda Arjuna Barmasa.

Arjuna menerangkan, keduanya hendak berangkat sekolah berboncengan dengan motor Yamaha Vega R nopol AE 3998 CA. Erlin yang menyetir melaju dari arah selatan sekitar pukul 06.30. Menjelang TKP, dia hendak mendahului motor yang melaju searah di depannya. Namun, haluan yang diambil terlalu dekat dengan kendaraan tanpa identitas itu. ‘’Menyenggol motor yang hendak disalip,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Inovasi Gadjah Mada Disdukcapil

Laju motor kelir biru yang dikendarai Erlin dan Puji menjadi oleng. Dua pelajar salah satu SMK di Kabupaten Madiun itu lantas terjatuh. Erlin tersungkur ke arah kanan, sedangkan Puji ke kiri. Posisi jatuh menentukan nasib keduanya. Sebab, pada saat bersamaan truk Supriyono melaju dari arah berlawanan. Erlin terlindas dan tewas seketika. ‘’Tabrakan sulit dihindari karena jarak sudah terlalu dekat dan TKP merupakan tanjakan,’’ ungkapnya.

Arjuna menduga penyebab laka lantas karena human error. Hasil memeriksa sejumlah saksi, pemotor kurang hati-hati dalam berkendara. Tidak memperhatikan arus lalu lintas tatkala hendak mendahului kendaraan lain. ‘’Kejadian ini patut dijadikan pembelajaran. Anak yang belum cukup umur dilarang mengendarai motor,’’ tuturnya seraya menyebut kendaraan yang terlibat tabrakan diamankan untuk proses lebih lanjut. (den/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/