alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Antisipasi Omicron, Empat Rumah Sakit Siap Terima Rujukan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Jangan jemawa dan tetap waspada. Pandemi korona belum sepenuhnya sirna. Belakangan, sebaran varian terbaru Omicron telah menjangkiti seratusan warga di sejumlah daerah.

Tak ingin kecolongan, pemkot menyiagakan beberapa rumah sakit rujukan. Di antaranya, RSUD Kota Madiun, RSUD dr Soedono, RSI, serta Rumah Sakit Lapangan Wisma Haji (RSLWH). ‘’Apa pun jenis virusnya, penangkalnya tetap prokes. Ditunjang vaksinasi dan pola makan bergizi. Jangan sampai tidak mau divaksin, eman sekali,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun Denik Wuryani, Senin (3/1).

RSLWH menyediakan 140 bed. Tempat yang sebelumnya pernah dijadikan pusat isolasi pasien Covid-19 itu juga meng-cover fasilitas karantina bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Kota Madiun. Selain itu, disiagakan tenaga medis serta fasilitas pendukung. ‘’Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada yang dirawat,’’ ujar Denik.

Baca Juga :  Dinkes Ponorogo Habis Puluhan Miliar untuk Penanganan Covid-19

Ikhtiar percepatan vaksinasi terus diperluas guna menangkal Omicron. Progresnya sampai kini telah melampaui target. Secara keseluruhan dosis pertama 105 persen, dosis kedua 87 persen. Sementara vaksinasi lanjut usia (lansia) 73 persen untuk dosis pertama dan 69 persen dosis kedua. ‘’Harapannya herd immunity (kekebalan kelompok, Red) tidak hanya untuk satu daerah, tapi juga terbentuk di wilayah aglomerasi eks karesidenan,” tuturnya. (kid/c1/fin/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Jangan jemawa dan tetap waspada. Pandemi korona belum sepenuhnya sirna. Belakangan, sebaran varian terbaru Omicron telah menjangkiti seratusan warga di sejumlah daerah.

Tak ingin kecolongan, pemkot menyiagakan beberapa rumah sakit rujukan. Di antaranya, RSUD Kota Madiun, RSUD dr Soedono, RSI, serta Rumah Sakit Lapangan Wisma Haji (RSLWH). ‘’Apa pun jenis virusnya, penangkalnya tetap prokes. Ditunjang vaksinasi dan pola makan bergizi. Jangan sampai tidak mau divaksin, eman sekali,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun Denik Wuryani, Senin (3/1).

RSLWH menyediakan 140 bed. Tempat yang sebelumnya pernah dijadikan pusat isolasi pasien Covid-19 itu juga meng-cover fasilitas karantina bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Kota Madiun. Selain itu, disiagakan tenaga medis serta fasilitas pendukung. ‘’Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada yang dirawat,’’ ujar Denik.

Baca Juga :  Karyawan Positif Dikarantina, BNI 46 Madiun Kembali Beroperasi

Ikhtiar percepatan vaksinasi terus diperluas guna menangkal Omicron. Progresnya sampai kini telah melampaui target. Secara keseluruhan dosis pertama 105 persen, dosis kedua 87 persen. Sementara vaksinasi lanjut usia (lansia) 73 persen untuk dosis pertama dan 69 persen dosis kedua. ‘’Harapannya herd immunity (kekebalan kelompok, Red) tidak hanya untuk satu daerah, tapi juga terbentuk di wilayah aglomerasi eks karesidenan,” tuturnya. (kid/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/