alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Kejaksaan Beri Waktu Dua Bulan Pemdes Winong Selesaikan Kelebihan Bayar

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dugaan penyelewengan anggaran tujuh proyek fisik di Desa Winong, Gemarang lolos dari jeratan hukum sementara. Itu setelah pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun melimpahkan berkas laporan tersebut ke Inspektorat. ‘’Berkas laporan kami serahkan ke inspektorat agar ditindaklanjuti,’’ kata Kasi Intel Kejari Arief Fatchurrohman, Rabu (3/2).

Hasil pemeriksaan kejaksaan mendapati ada kelebihan bayar senilai Rp 150 juta dari tujuh pekerjaan fisik tersebut. Namun demikian, jaksa tidak menyakini tidak menemukan niat jahat (mens rea) di balik kegiatan itu. ‘’Hanya yang disayangkan rencana anggaran biaya (RAB) disusun bukan oleh orang yang kompeten,’’ terang Arief.

Meski begitu, Korps Adhyaksa memberi tenggat waktu 60 hari kepada Pemdes Winong untuk memperbaiki kesalahan administrasi mereka. (den/her)

Baca Juga :  Tanah Bergerak, Ambles Setengah Meter

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dugaan penyelewengan anggaran tujuh proyek fisik di Desa Winong, Gemarang lolos dari jeratan hukum sementara. Itu setelah pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun melimpahkan berkas laporan tersebut ke Inspektorat. ‘’Berkas laporan kami serahkan ke inspektorat agar ditindaklanjuti,’’ kata Kasi Intel Kejari Arief Fatchurrohman, Rabu (3/2).

Hasil pemeriksaan kejaksaan mendapati ada kelebihan bayar senilai Rp 150 juta dari tujuh pekerjaan fisik tersebut. Namun demikian, jaksa tidak menyakini tidak menemukan niat jahat (mens rea) di balik kegiatan itu. ‘’Hanya yang disayangkan rencana anggaran biaya (RAB) disusun bukan oleh orang yang kompeten,’’ terang Arief.

Meski begitu, Korps Adhyaksa memberi tenggat waktu 60 hari kepada Pemdes Winong untuk memperbaiki kesalahan administrasi mereka. (den/her)

Baca Juga :  Tanah Bergerak, Ambles Setengah Meter

Most Read

Artikel Terbaru

/